JURANEWS.ID, DEMAK — Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan RT 02 RW 01 Desa Gaji, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, berlangsung penuh khidmat, kekeluargaan, dan semangat gotong royong.
Pelaksanaan ibadah qurban tahun ini menjadi momen istimewa bagi warga karena untuk pertama kalinya kegiatan dikelola secara terorganisir melalui pembentukan Panitia Qurban Mushola Al Huda yang diinisiasi Muh Klasin bersama masyarakat setempat.
Pembentukan kepanitiaan tersebut menjadi langkah baru dalam menciptakan tata kelola qurban yang lebih tertib, transparan, dan kondusif. Sebelumnya, pelaksanaan qurban di lingkungan tersebut berjalan tanpa struktur kepanitiaan resmi.
Tahun ini, semangat kebersamaan warga terlihat dari partisipasi masyarakat yang menyerahkan sebanyak 11 ekor kambing untuk disembelih pada momentum Iduladha.
Proses penyembelihan hingga distribusi daging qurban berlangsung lancar dengan melibatkan gotong royong warga dari berbagai kalangan.
Panitia memprioritaskan pembagian daging qurban kepada masyarakat RT 02 RW 01 terlebih dahulu. Setelah kebutuhan warga setempat dinilai mencukupi, distribusi daging kemudian direncanakan diperluas kepada masyarakat di luar lingkungan RT.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan souvenir dan piagam penghargaan kepada para sohibul qurban yang telah menitipkan hewan qurbannya.
Ketua RT 02 RW 01 Desa Gaji, Amri, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan qurban tahun ini. Menurutnya, keberadaan panitia memberikan dampak positif terhadap jalannya kegiatan sehingga lebih tertib dan nyaman.

“Alhamdulillah, proses ibadah qurban hari ini berjalan aman dan lancar. Dengan adanya kepanitiaan, pelaksanaan menjadi lebih tertib, kondusif, dan terarah,” ujar Amri.
Sementara itu, Ketua Panitia Qurban Mushola Al Huda, Muh Klasin, mengapresiasi seluruh warga yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan qurban.
Ia menilai semangat gotong royong menjadi faktor utama keberhasilan pelaksanaan Iduladha tahun ini.
“Semua bekerja keras dan bergotong royong demi kebersamaan. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan panitia. Kami juga meminta maaf apabila masih ada kekurangan dalam pelaksanaan tahun ini. Ke depan akan kita evaluasi dan perbaiki bersama,” ungkap Muh Klasin.
Tidak hanya fokus pada pelaksanaan qurban tahun ini, warga RT 02 RW 01 Desa Gaji juga mulai menyiapkan inovasi berbasis digital untuk mendukung pelaksanaan qurban di masa mendatang.
Ke depan, masyarakat akan difasilitasi program titip dan tabungan qurban berbasis online melalui sistem bernama SI TABAN 02 atau Sistem Informasi Tabungan Qurban RT 02.
Program tersebut dirancang untuk membantu warga mempersiapkan ibadah qurban sejak dini dengan sistem yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel.
Melalui platform tersebut, warga nantinya dapat memantau perkembangan tabungan qurban secara berkala sehingga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berqurban setiap tahun.
Pelaksanaan Iduladha di RT 02 RW 01 Desa Gaji tahun ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah tahunan, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya solidaritas sosial, budaya gotong royong, dan semangat membangun sistem kemasyarakatan yang lebih modern tanpa meninggalkan nilai keikhlasan dan kebersamaan.
(*)








Komentar