JURANEWS.ID, SEMARANG – Seberapa siap personel pemadam bandara menghadapi kondisi darurat yang bisa terjadi kapan saja? Untuk memastikan kesiapan tersebut, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggelar Physical Fitness Test atau tes kebugaran fisik bagi seluruh personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF).
Kegiatan yang berlangsung di Fire Station Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada 9, 11, dan 12 Juni 2026 itu diikuti oleh 30 personel ARFF. Tes ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapsiagaan petugas yang bertugas menangani penyelamatan dan pemadaman kebakaran di lingkungan bandar udara.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan bahwa uji kebugaran dilakukan untuk mengukur sekaligus memastikan kondisi fisik personel tetap berada dalam standar yang dibutuhkan saat menghadapi keadaan darurat.
“Kegiatan tes ini bertujuan untuk mengukur sekaligus memastikan kesiapan dan kebugaran fisik personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) agar selalu siap menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.
Menurutnya, personel ARFF dituntut memiliki tingkat kesegaran jasmani yang tinggi karena tugas yang diemban membutuhkan respons cepat, ketahanan fisik, serta kemampuan bekerja di bawah tekanan saat terjadi insiden darurat di kawasan bandara.
Sulistyo menjelaskan, kebugaran fisik yang prima menjadi modal utama agar personel mampu mengatasi berbagai hambatan di lapangan dan menjalankan tugas secara cepat, tepat, serta efektif.
“Melalui kebugaran fisik yang terjaga, personel diharapkan mampu mengatasi berbagai hambatan di lapangan sehingga seluruh tugas dapat terlaksana dengan cepat, tepat, dan efektif dalam mendukung pencapaian tugas pokok dan fungsi ARFF,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi fisik personel memiliki peran vital dalam mendukung profesionalisme serta keberhasilan operasi penyelamatan dan pemadaman kebakaran di lingkungan bandar udara.
Karena itu, Physical Fitness Test menjadi salah satu tahapan penting yang rutin dilakukan guna memastikan seluruh personel tetap berada dalam kondisi terbaik saat menjalankan tugas.
“Personel ARFF dituntut untuk selalu siap siaga dalam berbagai situasi. Oleh karena itu, kondisi fisik yang prima menjadi salah satu aspek penting yang harus terus dipelihara dan ditingkatkan,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan tes kebugaran ini, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kesiapsiagaan seluruh personel demi mendukung keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa transportasi udara.
(*)










Komentar