JAKARTA, JURANEWS.ID – Ajang Steel Architectural Awards (SAA) Indonesia 2026 resmi menuntaskan rangkaian penyelenggaraannya dengan dua agenda utama, yakni penyerahan bantuan Rumah Tangguh bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan pengumuman lima karya arsitektur baja terbaik Indonesia.
BlueScope Indonesia bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menyerahkan secara simbolis satu unit Rumah Tangguh dan satu unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dalam rangkaian malam penganugerahan SAA Indonesia 2026 di Labuan Bajo, NTT, yang berlangsung pada pertengahan September 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan inovasi arsitektur dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan hunian bagi warga terdampak bencana.
Rumah Tangguh merupakan hunian modular berbahan baja prefabrikasi yang dirancang untuk mempercepat penyediaan tempat tinggal setelah bencana. Proses perakitannya diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar dua hingga lima hari kerja.
Dari sisi konstruksi, hunian ini menggunakan kombinasi rangka baja ringan LYSAGHT® dan BlueScope ZACS®. Sementara itu, bagian penutup bangunan mengaplikasikan profil TRATAS® LYSAGHT® dengan material baja lapis BlueScope ZACS® Natural Black Rokan.
Kombinasi tersebut dirancang untuk menghadirkan konstruksi yang kuat, efisien, dan mendukung keberlanjutan bangunan.
Vice President Marketing and Sales PT NS BlueScope Indonesia, Irfan Fauzie, mengatakan penyerahan Rumah Tangguh menjadi salah satu wujud kepedulian terhadap kebutuhan ruang hidup masyarakat.
Ia berharap karya-karya pemenang SAA Indonesia 2026 dapat memberikan inspirasi sekaligus membawa dampak positif bagi masyarakat, termasuk saat mewakili Indonesia dalam ajang tingkat ASEAN.
Lima Karya Arsitektur Baja Terbaik SAA Indonesia 2026
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, SAA Indonesia 2026 mengusung tema Shaping Resilient Futures – Timeless Design with Coated Steel. Ajang ini juga menandai 60 tahun kiprah COLORBOND® dalam dunia arsitektur.
Dewan juri menetapkan lima karya terbaik dari sejumlah kategori yang dilombakan. Berikut daftar pemenang SAA Indonesia 2026:
- Kategori Residential: IC House – Angkasa Architects, Ar. Jeffri Angkasa, IAI.
- Kategori Industrial: Euroasiatic Head Quarter – PT Pandega Desain Weharima, Ar. M. Archica Danisworo, IAI.
- Kategori Commercial: Jakarta Premium Outlet – PT Pandega Desain Weharima, Ar. M. Archica Danisworo, IAI.
- Kategori Public & Institutional: Desa Binaan Ampelas – PT Pandega Desain Weharima, Ar. Prasetyoadi, IAI.
- Kategori Special Recognition (Lasting Beauty of COLORBOND®): Showroom Abadi Klender – PT Pavilion Sembilanlima, Ar. Cahyo Wilis Candrawan, IAI., GP.
Ketua Dewan Juri SAA Indonesia 2026, Ar. Firman Setia Herwanto, IAI, menjelaskan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada estetika bangunan, tetapi juga eksplorasi material baja dalam merespons tantangan lingkungan dan mendukung keberlanjutan.
Menurutnya, kelima karya terpilih menunjukkan pendekatan desain yang tangguh dan adaptif untuk menghadapi tantangan arsitektur masa kini.
Setelah melalui seleksi nasional, kelima pemenang SAA Indonesia 2026 dijadwalkan mewakili Indonesia dalam ASEAN Steel Architectural Awards yang akan digelar pada 20 November 2026 di Bangkok, Thailand.
Mereka akan berkompetisi dengan karya arsitektur dari sejumlah negara di kawasan ASEAN, termasuk Malaysia, Vietnam, dan Thailand.
Pemenang tingkat regional nantinya berkesempatan mengikuti program exclusive learning trip selama satu minggu ke fasilitas utama BlueScope di Australia.
Melalui penyelenggaraan SAA Indonesia 2026, BlueScope Indonesia dan IAI menegaskan pentingnya pengembangan arsitektur yang tidak hanya memperhatikan nilai estetika, tetapi juga ketahanan konstruksi, keberlanjutan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Penyerahan Rumah Tangguh di NTT dan pemilihan lima karya arsitektur terbaik menjadi dua bagian dari upaya tersebut, sekaligus membuka kesempatan bagi arsitek Indonesia untuk memperkenalkan karyanya di tingkat regional.
(*)










Komentar