Bank DBS Indonesia Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan Rp15,6 Triliun pada 2025

Bank DBS Indonesia Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp15,6 Triliun pada 2025

JAKARTA, Juranews.id – PT Bank DBS Indonesia mencatat portofolio pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp15,6 triliun sepanjang 2025. Nilai tersebut setara dengan 19,1 persen dari total penyaluran pinjaman dan meningkat 10,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp14,1 triliun.

 

Capaian tersebut tercantum dalam Laporan Tahunan dan Keberlanjutan 2025 yang menunjukkan komitmen Bank DBS Indonesia dalam mendorong ekonomi hijau, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

 

Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, mengatakan perusahaan terus menjaga keseimbangan antara kinerja ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola (ESG) dalam setiap keputusan bisnis.

 

“Bank DBS Indonesia tidak hanya berfokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada dampak positif untuk masa depan. Kinerja ini menegaskan posisi kami dalam sustainability financing dengan menyalurkan pendanaan ke sektor usaha yang berkontribusi pada ekonomi hijau dan inklusif di Indonesia,” ujar Lim Chu Chong.

 

Selain mencatat pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan, Bank DBS Indonesia juga membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025. Pendapatan bunga bersih meningkat 2,5 persen menjadi Rp6,13 triliun dari Rp5,98 triliun pada tahun sebelumnya.

 

Sementara itu, laba bersih tumbuh 15,8 persen menjadi Rp1,72 triliun dibandingkan Rp1,49 triliun pada 2024. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan operasional dan momentum bisnis yang stabil.

 

Dari sisi permodalan, Bank DBS Indonesia mencatat Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (CAR) sebesar 22,22 persen, jauh di atas ketentuan regulator. Posisi ini dinilai memperkuat kemampuan bank dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian.

 

Salurkan Pembiayaan Inklusif Rp3,8 Triliun

 

Komitmen terhadap inklusi keuangan juga diwujudkan melalui penyaluran pembiayaan lebih dari Rp3,8 triliun kepada masyarakat berpenghasilan rendah melalui berbagai mitra ekosistem pembiayaan.

 

Bank DBS Indonesia juga memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pinjaman modal kerja beredar senilai Rp70 miliar. Upaya tersebut turut mendorong Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) mencapai 6,97 persen, melampaui target internal perusahaan.

 

Jangkau Lebih dari 141 Ribu Individu Rentan

 

Di bidang sosial, berbagai program keberlanjutan yang dijalankan Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation telah menjangkau lebih dari 141.000 individu rentan di Indonesia.

 

Sejak 2024, DBS Foundation telah menyalurkan dana lebih dari SGD18,2 juta untuk mendukung bisnis berdampak dan organisasi nirlaba yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta inklusi keuangan.

 

Selain itu, DBS Foundation mengalokasikan hibah sebesar SGD850.000 kepada lima wirausaha sosial dan Business for Impact (BFI) di Indonesia, yakni DoctorTool, Nazava Water Filters, Parongpong RAW Lab, Sosial Business Indonesia, dan KONEKIN.

 

Program ketahanan pangan FEAST! yang dijalankan di Flores, Nusa Tenggara Timur, juga berhasil memberdayakan 40 kader desa melalui pelatihan pertanian cerdas iklim, literasi keuangan, gizi keluarga, dan diversifikasi pangan.

 

Sementara itu, program Food Rescue Warrior bersama FoodCycle Indonesia telah mendistribusikan lebih dari 744.500 porsi makanan kepada lebih dari 62.400 penerima manfaat serta menyelamatkan lebih dari 425.600 kilogram limbah makanan dari rantai pasok.

 

Raih Penghargaan Internasional

 

Komitmen Bank DBS Indonesia terhadap keberlanjutan turut mendapat pengakuan internasional. Pada 2025 dan 2026, perusahaan meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk World’s Best Bank for Corporate Responsibility 2025 dari Euromoney, Best Bank for Sustainable Finance dari Global Finance, serta Best Sustainable Bank dari FinanceAsia Awards 2026.

 

Bank DBS Indonesia juga meraih penghargaan Project Finance House of the Year dan Project Finance Advisory House of the Year dari Triple A Sustainable Infrastructure Awards 2026, serta Best Corporate Sustainability Initiatives Awards dari MIX Magazine.

 

Lim Chu Chong optimistis berbagai langkah yang dilakukan perusahaan akan terus menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah, karyawan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

 

“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan pendekatan holistik yang kami lakukan, kami optimis dapat terus menjadi mitra tepercaya sekaligus menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat,” tutupnya.

 

(*)

Komentar