JAKARTA, JURANEWS.ID – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Plan International Indonesia dan DBS Foundation menggelar Career Day 2026 untuk memperluas akses kerja bagi generasi muda.
Mengusung tema “Talenta Muda Siap Kerja, Temukan Karir Impianmu”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari program You RISE (Youth be Ready, Inclusive, Skilled, Empowered) yang dirancang untuk mempertemukan talenta muda dengan kebutuhan dunia industri.
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Prof. Sugeng Heri Suseno, mengatakan Career Day 2026 tidak sekadar menjadi ajang pertemuan pencari kerja dengan perusahaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi membangun ekosistem penyerapan tenaga kerja yang lebih tangkas, relevan, dan inklusif.
“Career Day 2026 merupakan manifestasi dari intervensi strategis pemerintah untuk menciptakan ekosistem kerja yang berkualitas,” ujar Sugeng.
Kemnaker mencatat hingga Agustus 2026 telah terjadi 1.411.857 penempatan tenaga kerja yang berasal dari sektor swasta maupun instansi pemerintah.
Capaian tersebut menunjukkan upaya mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan industri terus dilakukan melalui berbagai program penempatan tenaga kerja.
Selain job fair, pemerintah juga mengoptimalkan program pemagangan dan berbagai fasilitas penempatan kerja untuk mempercepat transisi generasi muda dari dunia pendidikan menuju dunia kerja.
25 Perusahaan Buka 75 Lowongan
Career Day 2026 melibatkan 25 perusahaan dari sejumlah sektor industri prioritas, mulai dari ritel, teknologi informasi, perbankan hingga perhotelan.
Secara keseluruhan tersedia 75 lowongan pekerjaan dengan proyeksi serapan mencapai 850 tenaga kerja baru.
Berbeda dengan bursa kerja konvensional, proses rekrutmen dilakukan secara lebih terarah. Seleksi awal dan penyaringan curriculum vitae (CV) telah dilakukan secara daring melalui portal resmi job fair Kemnaker.
Sebanyak 200 pencari kerja terpilih juga mendapatkan pelatihan peningkatan kompetensi teknis dan soft skills sebelum mengikuti proses rekrutmen.
“Paradigma kita harus berubah. Kita tidak lagi sekadar mencari pekerja yang patuh, melainkan membutuhkan talenta yang tangkas,” tegas Sugeng.
Aspek inklusivitas menjadi salah satu perhatian utama dalam Career Day 2026.
Sebanyak 15 lowongan pekerjaan secara khusus disediakan bagi talenta penyandang disabilitas untuk posisi contact center di salah satu institusi perbankan nasional.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari pendekatan Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) yang memastikan perempuan muda, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan memiliki kesempatan yang lebih setara dalam memasuki pasar kerja.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti, mengatakan program You RISE hingga Juli 2026 telah membuka akses terhadap pekerjaan layak bagi 703 kaum muda di Jakarta, Surabaya, Medan, dan wilayah sekitarnya.
Dari jumlah tersebut, 66 persen merupakan perempuan muda dan 2 persen penyandang disabilitas.
“Melalui You RISE, kami ingin memastikan bahwa kaum muda tidak berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar memperoleh kesempatan untuk memasuki dunia kerja,” kata Dini.
Menurutnya, Career Day menjadi jembatan antara keterampilan yang telah diperoleh peserta dengan kebutuhan perusahaan.
Tak Hanya Cari Kerja, Peserta Dapat Konseling Karier
Career Day 2026 juga dilengkapi Career Corner yang menyediakan layanan konseling karier dengan pendampingan konselor profesional.
Peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti mini talkshow mengenai strategi membangun jejaring profesional dan pentingnya pembelajaran sepanjang hayat.
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, mengatakan kesiapan kerja dan literasi finansial merupakan bagian penting dalam membangun masa depan generasi muda.
“DBS Foundation berkomitmen untuk mendorong inklusi, meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja agar lebih banyak kaum muda berpeluang mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujar Mona.
Sementara itu, Head of DBS Foundation Karen Ngui menilai kesiapan kerja dan literasi finansial menjadi fondasi penting bagi ketahanan ekonomi generasi muda.
Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat sipil, Career Day 2026 diharapkan menjadi model pengembangan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif.
Program You RISE juga akan dilanjutkan melalui pelatihan vokasional, seminar literasi finansial serta program peningkatan kesiapan kerja.
(*)
















Komentar