JURANEWS.ID, PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang terus memperkuat upaya perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Salah satunya melalui kegiatan Puspaga Goes to School yang digelar di SMP Negeri 4 Randudongkal, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang digelar melalui Dinas Sosial, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang tersebut diikuti sebanyak 60 siswa-siswi.
Fokus utama kegiatan adalah meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, serta bebas dari perundungan atau bullying.
Sekretaris Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, Supadi, mengatakan perlindungan anak membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, terutama sekolah, orang tua, dan pemerintah.
Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi kunci untuk memastikan hak perlindungan anak dapat terpenuhi, khususnya selama berada di lingkungan pendidikan.
Siswa Didorong Jadi Duta Teman Aman
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos KBPP Pemalang, Riyanto, memberikan materi mengenai Sekolah Ramah Anak (SRA).
Melalui materi tersebut, para siswa didorong untuk memahami pentingnya menciptakan hubungan yang saling menghargai di lingkungan sekolah.
Tidak hanya menjadi penerima informasi, siswa juga diajak mengambil peran sebagai Duta Teman Aman.
Peran tersebut diharapkan dapat mendorong keberanian siswa untuk membantu mencegah sekaligus menyikapi tindakan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah.
Selain materi mengenai sekolah ramah anak, kegiatan Puspaga Goes to School juga diisi dengan sesi trauma healing.
Konselor Puspaga, Anugrah Fitria Berliannanda, memberikan latihan regulasi emosi kepada para siswa.
Siswa juga diajak mengikuti kegiatan membuat “Pohon Harapan” sebagai bagian dari proses membangun kesadaran, optimisme, dan kemampuan mengelola emosi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga para siswa tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Deklarasi Janji Bersama.
Dalam deklarasi tersebut, para siswa menyatakan komitmen untuk menolak segala bentuk kekerasan dan ikut menciptakan budaya sekolah yang ramah terhadap anak.
Komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada deklarasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Melalui program Puspaga Goes to School, Pemkab Pemalang mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada proses belajar, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan perlindungan anak dan pencegahan bullying di Kabupaten Pemalang.
(*)











Komentar