JURANEWS.ID, SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) menjadi tuan rumah penyelenggaraan International Student Fun Match Football 2026, ajang pertandingan sepak bola persahabatan yang mempertemukan mahasiswa internasional penerima beasiswa Pemerintah Indonesia dari Universitas Diponegoro dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Kegiatan yang berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang, pada Sabtu (30/5/2026) tersebut menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperluas jejaring internasional, serta memperkuat interaksi lintas budaya di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.
Mahasiswa yang terlibat merupakan penerima berbagai program beasiswa pemerintah, termasuk Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB), yang berasal dari sejumlah negara di kawasan Asia dan Afrika.
Mahasiswa dari Asia dan Afrika Ikut Ambil Bagian
Wakil Direktur Kemitraan Global Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global UNDIP, Pulung Widhi Hari Hananto, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa internasional untuk membangun relasi dan memperkuat persahabatan selama menempuh pendidikan di Indonesia.
“Mahasiswa asing yang kami undang di Stadion Universitas Diponegoro ini merupakan penerima beasiswa studi lanjut dari berbagai negara berkembang di Asia dan Afrika,” ujarnya.
Menurut Pulung, program beasiswa yang diberikan Pemerintah Indonesia tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia negara berkembang, tetapi juga menjadi sarana diplomasi budaya dan penguatan hubungan antarnegara.
Ia menambahkan, selain mahasiswa penerima beasiswa KNB, kegiatan tersebut juga dihadiri mahasiswa internasional penerima program beasiswa lainnya yang berpartisipasi sebagai suporter.
“Tak hanya mahasiswa penerima beasiswa KNB, acara ini dihadiri pula mahasiswa penerima beasiswa non-KNB yang turut memberikan dukungan moral,” tambahnya.
Libatkan Mahasiswa dari 16 Negara
Manager Reputasi dan Kemitraan Global UNDIP, Abdul Rohman, menjelaskan bahwa pertandingan persahabatan ini melibatkan mahasiswa internasional dari 16 negara, terutama dari kawasan Afrika dan Asia Selatan.
“Peserta berasal dari berbagai negara seperti Zambia, Nigeria, Sierra Leone, India, Pakistan, dan sejumlah negara lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini menjadi media efektif untuk membangun solidaritas, sportivitas, dan kebersamaan di antara mahasiswa internasional yang sedang menempuh studi di Indonesia.
UNDIP Menang Telak 5-0 atas UNS
Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjunjung tinggi nilai fair play. Meski berstatus laga persahabatan, kedua tim tetap menunjukkan permainan yang kompetitif dan menghibur.
Pada pertandingan tersebut, tim mahasiswa internasional UNDIP berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 5-0 atas tim mahasiswa internasional UNS.
Salah satu peserta, Saleh Nasamou Wantigli asal Libya, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pertandingan ini menjadi kesempatan berharga untuk berolahraga sekaligus menjalin persahabatan dengan mahasiswa internasional dari berbagai negara.
“Kegiatan ini sangat menyenangkan karena kami bisa bertemu, bermain bersama, dan mempererat hubungan dengan mahasiswa dari berbagai negara,” ujarnya.
Dukung Internasionalisasi Kampus
Melalui penyelenggaraan International Student Fun Match Football 2026, UNDIP menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang inklusif dan mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda yang mampu mempererat hubungan antar mahasiswa internasional, memperkuat jejaring global, serta menjadi sarana diplomasi budaya melalui olahraga.
(*)








Komentar