SEMARANG, JURANEWS.ID – Kemenangan telak Java United FC atas Adhyaksa FC Bekasi pada laga pembuka Grup D ILeague Cup 2026-2027 bukan semata hasil ketajaman lini serang. Pelatih Fabio Lefundes menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan buah kerja kolektif pemain, tim pelatih, dan seluruh staf.
Java United tampil dominan saat menjamu Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu (4/11/2026) sore WIB. Tim berjuluk Laskar Kepodang Emas itu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 5-0.
Gustavo Franca menjadi bintang pertandingan setelah mencetak tiga gol atau hattrick. Dua gol lainnya disumbangkan Ridho Syuhada dan Ciro Alves. Gol tersebut juga menjadi yang pertama bagi Ridho sejak berseragam Java United.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Fabio Lefundes mengapresiasi penampilan para pemain yang dinilai mampu menjalankan instruksi dengan baik sejak awal laga.
“Kami memulai pertandingan dengan kuat dan mampu mengambil alih permainan sejak awal. Terima kasih kepada semua pemain karena sudah menuntaskan tanggung jawab yang diberikan dengan permainan baik di lapangan,” kata Lefundes.
Selain dominasi permainan, Lefundes menyoroti efektivitas Java United dalam memanfaatkan situasi bola mati. Menurut dia, keberhasilan mencetak tiga gol melalui skema tersebut tidak terlepas dari kontribusi Ricardo Salampessy.
Ricardo diketahui bertanggung jawab menyiapkan dan mengembangkan strategi bola mati dalam sesi latihan tim.
“Kami mencetak tiga gol dari bola mati. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran coach Ricardo yang bertanggung jawab atas skema bola mati selama sesi latihan,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Apresiasi terhadap kerja kolektif juga disampaikan Frets Butuan yang hadir mewakili pemain dalam konferensi pers. Ia menilai kemenangan tersebut merupakan hasil dari kesungguhan seluruh elemen tim dalam menjalankan strategi.
“Semua instruksi dari pelatih dapat dieksekusi dengan baik. Kemenangan ini terjadi berkat kerja keras dan fokus semua pemain, pelatih, serta staf,” tutur Frets.
Pertandingan melawan Adhyaksa FC juga menjadi momen penting bagi Frets Butuan. Ia untuk pertama kalinya sejak 2024 bermain selama 90 menit dalam satu pertandingan.
Frets mengaku memiliki kesan positif setelah mendapat kesempatan tampil penuh dalam laga tersebut. Penampilannya juga mendapat apresiasi langsung dari Fabio Lefundes.
Pelatih Java United itu menilai Frets mampu memenuhi ekspektasi dan memanfaatkan kesempatan bermain sejak menit pertama.
“Frets tampil luar biasa. Dia bermain sesuai ekspektasi yang diberikan dan sama sekali tidak melewatkan kesempatan bermain sejak menit awal,” kata Lefundes.
Kemenangan 5-0 tersebut membawa Java United FC untuk sementara memimpin klasemen Grup D ILeague Cup 2026-2027.
Selanjutnya, Java United dijadwalkan menghadapi PSIS Semarang di Stadion Jatidiri pada 2 Desember 2026.
(*)











Komentar