JETOUR T2 Tembus 500 Ribu Unit dalam 33 Bulan

Jadi SUV Boxy Terlaris dan Tercepat di Dunia

JURANEWS.ID, CHINA – JETOUR T2 mencatatkan pencapaian gemilang di pasar otomotif global. Hingga Mei 2026, model SUV boxy andalan JETOUR tersebut berhasil membukukan penjualan kumulatif lebih dari 500.000 unit hanya dalam waktu 33 bulan sejak diluncurkan, menjadikannya SUV boxy tercepat di dunia yang mencapai angka penjualan setengah juta unit.

Pencapaian tersebut turut mendorong total penjualan global lini JETOUR T-Series yang kini telah melampaui 700.000 unit. Sebagai model flagship, JETOUR T2 dinilai berhasil menarik perhatian konsumen di berbagai negara berkat kombinasi desain tangguh, teknologi modern, serta kemampuan berkendara yang mampu mendukung aktivitas harian maupun petualangan di berbagai medan.

Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan tingginya minat konsumen global terhadap kendaraan SUV berkarakter kuat dan berteknologi modern.

“Pencapaian 500.000 unit penjualan global JETOUR T2 dalam 33 bulan merupakan bukti kuat bahwa kendaraan dengan karakter tangguh, desain ikonik, dan teknologi yang relevan semakin diminati konsumen di berbagai pasar. Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar strategis bagi JETOUR, dan kami optimistis JETOUR T2 akan terus mendapat respons positif dari konsumen yang mencari SUV berkarakter untuk mendukung gaya hidup aktif dan eksploratif,” ujar Ranggy, Kamis (18/6/2026).

Keberhasilan JETOUR T2 tidak lepas dari posisinya yang kuat di segmen light off-road SUV. Mobil ini mengusung desain boxy yang kokoh dan modern, sesuai dengan kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan beridentitas kuat sekaligus mendukung gaya hidup aktif.

Untuk sektor performa, JETOUR T2 dibekali mesin 2.0 Turbo (2.0T) yang dipadukan dengan transmisi 8AT serta sistem penggerak empat roda cerdas XWD. Mobil ini juga dilengkapi fitur “7+X One-Touch Off-Road Mode” yang memudahkan pengemudi saat menghadapi berbagai kondisi jalan.

JETOUR juga terus memperluas inovasi melalui pengembangan teknologi i-DM (Intelligent Dual Mode) yang diterapkan pada lini JETOUR T-Series i-DM berbasis Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan memanfaatkan tenaga listrik secara optimal untuk penggunaan di area perkotaan, sekaligus tetap menghadirkan performa mesin konvensional saat digunakan untuk perjalanan jarak jauh maupun melintasi medan yang menantang.

Selain menawarkan performa, JETOUR T2 juga menghadirkan berbagai fitur premium yang menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara. Seluruh varian dibekali layar sentuh pintar beresolusi tinggi, panoramic sunroof 64 inci, kamera 360 derajat, Adaptive Cruise Control (ACC), Autonomous Emergency Braking (AEB), enam airbags, serta berbagai fitur keselamatan modern lainnya.

Kenyamanan kabin juga menjadi perhatian utama dengan penerapan teknologi NVH (Noise, Vibration, and Harshness) berstandar tinggi yang mampu meredam suara dan getaran sehingga memberikan pengalaman berkendara lebih tenang.

Dalam pengembangannya, JETOUR T2 telah melalui berbagai pengujian ketat di sejumlah kawasan dunia, mulai dari suhu ekstrem di Timur Tengah hingga cuaca dingin di kawasan Asia Utara. Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan dan karakter jalan di berbagai negara.

Berkat performa dan kualitasnya, JETOUR T2 kini berhasil menjadi pemimpin penjualan segmen SUV boxy di sembilan negara, termasuk Uni Emirat Arab, Qatar, dan Mesir.

Tak hanya mencatatkan penjualan yang tinggi, JETOUR T2 juga berhasil meraih berbagai penghargaan internasional, di antaranya Car of the Year 2024 di Angola, Recomendados Autocosmos Award di Chile, serta Car of the Year 2026 dan juara kategori Mild Adventure di Afrika Selatan.

Sebagai merek otomotif global yang telah mencatatkan penjualan kumulatif lebih dari 2,2 juta unit dalam tujuh tahun sejak berdiri, JETOUR menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi teknologi dan memperkuat strategi global guna memenuhi kebutuhan mobilitas konsumen di berbagai negara.

(*)

Komentar