JURANEWS.ID, JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto resmi melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan BNPB di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Kepala BNPB Nomor 139 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan BNPB. Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pejabat struktural BNPB.
Tiga pejabat yang dilantik yakni Yahya Junaidi, S.E., M.Si., sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Umum pada Sekretariat Utama; Pambudi Suroyo Jati, S.E., M.Ak., sebagai Kepala Biro Keuangan pada Sekretariat Utama; serta Luqmanul Hakim, S.T., M.T., sebagai Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup pada Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.
Dalam prosesi pelantikan, para pejabat mengucapkan sumpah jabatan untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung integritas, serta bekerja profesional dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana di Indonesia.
“Bahwa saya akan bekerja dengan jujur, tertib, cermat dan bersemangat untuk kepentingan negara,” ujar para pejabat saat mengucapkan sumpah jabatan.
Kepala BNPB menyampaikan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kelembagaan guna meningkatkan efektivitas tata kelola organisasi, pelayanan publik, serta koordinasi penanggulangan bencana secara nasional.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Umum memiliki peran strategis dalam pengelolaan SDM, layanan administrasi umum, rumah tangga, serta dukungan organisasi di lingkungan BNPB. Penguatan pada biro ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola internal dan pelayanan kelembagaan.
Sementara itu, Kepala Biro Keuangan bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran, administrasi keuangan, serta pengawasan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan guna mendukung efektivitas program penanggulangan bencana.
Adapun Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup memiliki tugas strategis dalam mendukung pemulihan pascabencana, khususnya pada aspek sosial kemasyarakatan, ekonomi, serta pemulihan lingkungan hidup di wilayah terdampak bencana.
Pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama ini juga menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kapasitas kelembagaan BNPB dalam menghadapi dinamika penanggulangan bencana yang semakin kompleks.
Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki masing-masing pejabat, BNPB berharap sinergi antarunit kerja semakin kuat serta kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
(*)













Komentar