JURANEWS.ID, SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali mencatatkan capaian positif. Kinerja institusi sepanjang tahun 2025 mendapat penilaian “luar biasa” dari Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UNDIP, Prof. Mohamad Nasir, dalam forum Rapat Tiga Organ Universitas Diponegoro yang digelar di Ruang Sidang Senat UNDIP, 22 April 2026.
Penilaian tersebut disampaikan setelah pemaparan laporan kinerja tahunan universitas yang menunjukkan sejumlah indikator strategis berhasil melampaui target.
Rapat Tiga Organ merupakan agenda strategis sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2015 tentang Statuta Universitas Diponegoro. Forum ini menjadi wadah koordinasi antara pimpinan universitas, Senat Akademik, dan Majelis Wali Amanat dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang modern, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan itu dihadiri jajaran pimpinan universitas, anggota Senat Akademik, anggota MWA, serta Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Sri Suning Kusumawardani.
Agenda utama rapat meliputi penyampaian Laporan Kinerja Tahun 2025 serta sinkronisasi Program Kerja Tahun 2026 dari tiga organ universitas, yakni Rektor, Senat Akademik, dan Majelis Wali Amanat.
Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, menyampaikan bahwa capaian pada berbagai bidang strategis tahun 2025 secara umum berhasil melampaui target Indikator Kinerja Utama (IKU).
“Tahun 2025 menjadi momentum penguatan fondasi institusi. Rata-rata capaian IKU melampaui 100 persen, yang menunjukkan sistem kerja UNDIP semakin efektif serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh sivitas akademika dan unit kerja di lingkungan UNDIP.
Sejumlah capaian unggulan yang diraih antara lain peningkatan kualitas lulusan melalui program link and match, efisiensi anggaran, penguatan sarana prasarana tridarma, transformasi layanan digital, pengembangan karier sumber daya manusia, hingga peningkatan reputasi global melalui kenaikan peringkat World Class University (WCU) dan bertambahnya publikasi internasional bereputasi.
Sementara itu, Ketua Senat Akademik UNDIP, Prof. Tri Winarni Agustini, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga mutu akademik melalui pengawasan kualitas dan harmonisasi kebijakan pendidikan tinggi.
“Setiap kebijakan akademik harus bertumpu pada standar mutu tertinggi. Karena itu, seluruh usulan strategis akademik wajib melalui proses telaah yang objektif, profesional, dan bertanggung jawab,” katanya.
Ketua MWA UNDIP, Prof. Mohamad Nasir, memberikan apresiasi atas efektivitas kepemimpinan rektor beserta seluruh jajaran dalam mengawal pencapaian target strategis universitas.
“Kami memberikan penilaian luar biasa atas capaian dan efektivitas kepemimpinan universitas. Ke depan, fokus MWA adalah memperkuat dana abadi sebagai fondasi keberlanjutan dan kemandirian UNDIP,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kemandirian finansial melalui optimalisasi aset produktif serta pengembangan Science Techno Park (STP).
Apresiasi tersebut dinilai menjadi pengakuan atas langkah progresif UNDIP dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperluas dampak riset, memperkuat kontribusi kepada masyarakat, serta mempercepat target masuk 500 besar perguruan tinggi dunia.
Ketiga organ Universitas Diponegoro pun menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan demi meningkatkan reputasi UNDIP di tingkat nasional maupun internasional.
(*)














Komentar