KLIK LINK UNTUK MELIHAT VIDEO : https://vt.tiktok.com/ZSqUbG2W7/
SEMARANG, JURANEWS.ID — Di balik luasnya perairan Indonesia, terdapat kekuatan yang terus bergerak untuk menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut nasional. Salah satunya adalah KRI Butana-878, kapal perang TNI Angkatan Laut jenis Patroli Cepat (PC) 40 meter.
KRI Butana-878 merupakan salah satu kapal perang karya industri dalam negeri yang dibangun di PT Citra Shipyard, Batam. Kapal ini diluncurkan bersama KRI Selar-879 pada 7 Mei 2024 dan kemudian resmi dioperasikan pada September 2024.
Kehadiran KRI Butana-878 menjadi bagian dari upaya TNI AL memperkuat kemampuan pengamanan laut sekaligus melakukan peremajaan armada. Kapal tersebut ditempatkan di jajaran Satuan Kapal Patroli Lantamal V Surabaya di bawah Koarmada II.
Sebagai kapal patroli cepat, KRI Butana-878 dirancang untuk mendukung berbagai misi operasi di laut. Kapal ini memiliki kecepatan maksimum sekitar 24 knot dan dapat digunakan untuk misi keamanan serta penegakan hukum di laut, termasuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan atau SAR.
Dalam pelaksanaannya, kapal perang seperti KRI Butana-878 tidak hanya menjadi simbol kekuatan pertahanan. Kehadirannya juga berkaitan dengan pengamanan wilayah perairan, jalur pelayaran, serta dukungan terhadap berbagai kepentingan nasional di wilayah laut Indonesia.
KRI Butana-878 bahkan pernah dilibatkan dalam mendukung distribusi logistik Pilkada 2024 ke sejumlah wilayah kepulauan di Sulawesi Utara, termasuk kawasan Talaud yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina.
Laut Indonesia sendiri bukan sekadar bentang wilayah yang memisahkan ribuan pulau. Laut merupakan jalur transportasi, sumber ekonomi, sekaligus bagian penting dari kedaulatan negara.
Karena itu, keberadaan kapal patroli cepat seperti KRI Butana-878 menjadi salah satu unsur penting dalam menghadirkan kekuatan negara di wilayah perairan.
(*)












Komentar