JURANEWS.ID, JAKARTA – Di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan akan perangkat kerja yang tangguh dan aman, Lenovo menghadirkan solusi melalui lini ThinkPad yang menggabungkan ketahanan berstandar militer, keamanan enterprise, dan produktivitas berbasis kecerdasan buatan (AI).
Lenovo mengungkapkan bahwa seluruh lini ThinkPad dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis modern yang menuntut mobilitas tinggi dan operasional tanpa gangguan.
Ketangguhan perangkat ini telah diuji berdasarkan standar militer MIL-STD 810H yang mampu menghadapi berbagai kondisi ekstrem, mulai dari debu, kelembapan tinggi, guncangan, hingga suhu ekstrem.
President Director Lenovo Indonesia, Budi Janto, mengatakan bahwa ketahanan perangkat merupakan fondasi penting bagi perusahaan dalam menjaga produktivitas dan kontinuitas bisnis.
“Dengan perangkat yang telah lolos uji standar militer MIL-STD 810H, Lenovo memastikan pelanggan enterprise memiliki perangkat yang andal dan tangguh untuk bekerja di berbagai kondisi lingkungan dan skenario penggunaan,” ujar Budi dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, Lenovo tidak hanya menghadirkan perangkat keras yang kuat, tetapi juga ekosistem solusi menyeluruh melalui pendekatan One Lenovo Solutions yang mencakup perangkat, infrastruktur, layanan, dan keamanan.
Sejak 2007, Lenovo telah menerapkan pengujian ketat standar militer pada perangkat ThinkPad. Laptop ini diuji menghadapi badai pasir selama 90 menit, paparan debu silika selama enam jam, kelembapan hingga 98 persen, serta pengujian jamur selama 28 hari.
Tak hanya itu, ThinkPad juga harus lolos berbagai simulasi guncangan ekstrem, getaran transportasi berat, hingga mampu beroperasi pada suhu dingin mencapai minus 21 derajat Celsius dan suhu panas hingga 43 derajat Celsius.
Kemampuan tersebut menjadikan ThinkPad sebagai pilihan bagi berbagai sektor industri, mulai dari konstruksi, pertambangan, energi, manufaktur, hingga logistik yang membutuhkan perangkat kerja dengan tingkat keandalan tinggi.
Untuk kebutuhan profesional lapangan dan pekerjaan berat, Lenovo menghadirkan ThinkPad P Series yang mampu menangani rendering 3D dan perhitungan teknik kompleks. Sementara ThinkPad X1 Carbon ditujukan bagi eksekutif dan profesional yang membutuhkan laptop ringan namun tetap tangguh saat bepergian.
Di sektor logistik dan operasional harian, ThinkPad T Series menawarkan perlindungan terhadap risiko benturan maupun tumpahan cairan yang kerap terjadi di lingkungan kerja.
Selain ketahanan fisik, Lenovo juga memperkuat aspek keamanan melalui platform ThinkShield. Sistem keamanan ini mencakup perlindungan hardware, firmware, dan software secara menyeluruh untuk menjaga data sensitif perusahaan dari ancaman siber.
Fitur seperti Discrete TPM 2.0 Security Chip, Secure Boot, Self-healing BIOS, hingga kesiapan Windows Secured-core PC memberikan lapisan perlindungan tambahan yang sangat dibutuhkan organisasi modern.
Lenovo menegaskan bahwa kombinasi ketahanan kelas militer dan keamanan enterprise tersebut menjadikan ThinkPad sebagai solusi ideal bagi perusahaan yang menginginkan produktivitas tinggi tanpa mengorbankan keamanan data maupun keandalan perangkat.
Dengan kemampuan menghadapi kondisi ekstrem sekaligus perlindungan keamanan berlapis, ThinkPad terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu laptop bisnis paling dipercaya oleh perusahaan di Indonesia maupun dunia.
(*)
















Komentar