BERLIN, JERMAN, JURANEWS.ID – Lenovo memperluas jangkauan AI personal Lenovo & Motorola Qira ke lebih banyak perangkat, aplikasi, dan pasar. Teknologi kecerdasan buatan tersebut kini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih terhubung di berbagai perangkat Lenovo dan Motorola.
Perluasan ini diumumkan dalam ajang Lenovo Innovation World yang digelar bersamaan dengan IFA 2026 di Berlin, Jerman, Senin (7/9/2026).
Lenovo & Motorola Qira sebelumnya diperkenalkan pada ajang Tech World dan mulai diperluas ke pasar sejak MWC pada Maret 2026. Saat ini, Lenovo menyebut Qira telah hadir pada lebih dari 80 konfigurasi PC yang didukung di lini komersial dan konsumen Lenovo, serta sejumlah tablet dan smartphone Motorola.
Salah satu perluasan terbaru adalah dukungan Lenovo Qira untuk PC Lenovo yang kompatibel dengan memori 16GB. Langkah ini membuat akses terhadap pengalaman AI tersebut tidak lagi terbatas pada perangkat dengan konfigurasi memori lebih tinggi.
Qira juga akan diperluas ke perangkat Motorola yang memenuhi syarat setelah mendapatkan pembaruan Android 17. Perluasan tersebut mencakup sejumlah perangkat dari lini edge, signature, dan razr.
Peluncuran dilakukan secara bertahap dan waktu ketersediaannya dapat berbeda berdasarkan perangkat dan pasar.
Pertama Kali Hadir di Wearable
Lenovo & Motorola Qira juga akan terintegrasi ke moto watch ultra, yang menjadi perangkat wearable pertama yang mendukung teknologi AI personal tersebut.
Melalui smartwatch ini, pengguna dapat mengakses Qira melalui pergelangan tangan maupun dengan perintah suara “Hey Qira”. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan umum atau memperoleh informasi berdasarkan pengetahuan yang tersedia lintas perangkat.
Perluasan Qira tidak hanya menyasar perangkat, tetapi juga aplikasi yang digunakan sehari-hari.
Melalui kolaborasi Lenovo dengan Workato, Qira dapat terhubung dengan sejumlah aplikasi dan layanan tertentu, termasuk Gmail, Google Calendar, Google Contacts, Slack, Outlook Mail, dan Outlook Calendar.
Integrasi tersebut dirancang untuk membantu pengguna menemukan informasi dan melakukan tindakan tanpa harus berpindah-pindah aplikasi.
Fitur Catch Me Up, misalnya, memungkinkan pengguna mendapatkan rangkuman informasi penting dari berbagai aktivitas yang terhubung.
Lenovo juga berkolaborasi dengan Notion serta memperluas integrasi dengan Perplexity. Pengguna dapat menghubungkan akun Notion untuk mengakses dan mengedit informasi proyek melalui Qira, sementara integrasi Perplexity ditujukan untuk membantu riset lebih mendalam, termasuk memperoleh referensi visual.
Vice President of AI Ecosystem Lenovo, Dan Dery, mengatakan AI personal seharusnya tidak hanya menjadi aplikasi yang menunggu perintah pengguna.
Menurutnya, AI perlu memahami hal-hal yang penting bagi pengguna, mengikuti aktivitas di berbagai perangkat, serta membantu mengoordinasikan langkah berikutnya melalui aplikasi dan layanan yang dipilih pengguna.
Lenovo menyatakan privasi, keamanan, dan kendali pengguna menjadi fondasi dalam pengembangan Qira.
Arsitektur hybrid yang mengutamakan pemrosesan lokal memungkinkan informasi diproses langsung di perangkat apabila didukung. Informasi yang masuk ke basis pengetahuan personal pengguna juga dienkripsi dan disimpan secara lokal.
Sementara ketika pemrosesan cloud diperlukan, sistem hanya mengirimkan prompt dan konteks relevan yang dibutuhkan melalui layanan cloud yang aman dan terenkripsi.
Sejak peluncuran awal, Lenovo & Motorola Qira telah berkembang ke lebih dari 80 konfigurasi PC yang didukung. Teknologi tersebut saat ini mendukung enam bahasa dan Lenovo berencana menambah dukungan bahasa serta memperluasnya ke lebih banyak lini perangkat dan form factor hingga akhir 2026.
Lenovo menegaskan ketersediaan fitur dapat berbeda berdasarkan perangkat, pasar, konfigurasi, platform, pembaruan perangkat lunak, izin pengguna, aplikasi, layanan, akun, koneksi internet, serta konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak.
(*)










Komentar