Mahasiswa Internasional UNDIP dari 31 Negara Rayakan Ramadan Lewat “Blessed Iftar”

80 Mahasiswa dari 31 Negara Ikuti Buka Puasa Bersama dalam Ajang Internasional di UNDIP

JURANEWS.ID, SEMARANG – Universitas Diponegoro kembali menggelar kegiatan lintas budaya bertajuk Diponegoro International Students Gathering: Blessed Iftar di Conference Hall Gedung ICT Lantai 5, Kampus Tembalang, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor IV bidang Riset, Kerja Sama, Inovasi dan Komunikasi Publik, perwakilan Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global (RKKG), Kantor Urusan Internasional, serta puluhan mahasiswa internasional dari berbagai program, baik degree maupun non-degree.

Acara tersebut merupakan integrasi dari dua agenda rutin Kantor Urusan Internasional, yakni International Student Gathering dan buka puasa bersama dalam momentum Ramadan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang interaksi, konsultasi, sekaligus pengenalan budaya Indonesia bagi mahasiswa dari berbagai negara.

Wakil Rektor IV UNDIP, Wijayanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai penjuru dunia. Menurutnya, keberadaan mereka tidak hanya mencerminkan pertukaran akademik, tetapi juga menjadi wadah pertemuan antarbudaya dan pertukaran gagasan.

“Kehadiran mahasiswa internasional ini memperkaya komunitas kampus melalui persahabatan dan pertukaran ide. Kami berharap mereka mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna selama berada di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, UNDIP terus berkembang sebagai kampus global yang membuka peluang kolaborasi lintas negara serta memperkuat pemahaman antarbudaya.

Sementara itu, Wakil Direktur Direktorat Kemitraan dan Konektivitas Global, Pulung Widhi Hari Hananto, menjelaskan kegiatan tahun ini mengusung tema “Blessed Iftar” dan diikuti sekitar 80 mahasiswa internasional dari 31 negara.

“Meskipun tidak semua mahasiswa dapat hadir karena kesibukan studi dan penelitian, kegiatan ini tetap menunjukkan keberagaman mahasiswa internasional di UNDIP sekaligus komitmen universitas dalam memperkuat internasionalisasi,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, UNDIP tidak hanya menghadirkan pengalaman akademik, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, toleransi, dan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional selama bulan Ramadan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas jejaring global serta memperkaya pengalaman budaya para peserta.

 

(*)

Komentar