JURANEWS.ID, JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merayakan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan penuh khidmat di halaman Graha BNPB, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Iduladha berjamaah yang dipimpin KH Abah Abdurrahman Jaelani dan dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, para pejabat pimpinan tinggi, serta pegawai di lingkungan BNPB.
Usai pelaksanaan salat, Kepala BNPB menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian kegiatan Iduladha di tengah situasi kebencanaan yang relatif landai sepanjang Mei 2026.
“Ini merupakan rahmat dari Allah SWT. Pada bulan Mei ini situasi kebencanaan relatif landai sehingga kita memiliki kesempatan untuk melaksanakan salat berjamaah. Hal tersebut patut kita syukuri bersama,” ujar Suharyanto.
Ia mengajak seluruh jajaran BNPB untuk terus meningkatkan rasa syukur atas kesehatan, kesempatan, dan waktu yang masih diberikan Allah SWT.
Menurutnya, waktu menjadi anugerah yang tidak dapat dibeli oleh siapa pun, termasuk mereka yang memiliki jabatan tinggi maupun kekayaan melimpah.
“Sekali lagi, kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan waktu untuk beribadah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga mengapresiasi meningkatnya jumlah hewan kurban pada Iduladha tahun ini.
Berdasarkan laporan panitia, jumlah hewan kurban yang terkumpul mencapai 31 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Angka itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 21 ekor sapi dan 19 ekor kambing.
Menurut Suharyanto, peningkatan jumlah hewan kurban bukan hanya mencerminkan kondisi ekonomi pegawai, tetapi juga menunjukkan meningkatnya semangat berbagi dan keimanan.
“Mudah-mudahan yang meningkat adalah keimanannya. Karena kurban tidak semata-mata dilihat dari kemampuan ekonomi seseorang,” ungkapnya.
Ia mencontohkan, masih banyak masyarakat yang rela menabung bertahun-tahun demi bisa membeli hewan kurban, meski hanya seekor kambing.
Karena itu, ia menilai ibadah kurban lebih mencerminkan keikhlasan dan kepedulian sosial dibanding sekadar kemampuan finansial.
“Semoga dengan bertambahnya hewan kurban hari ini, manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka,” tuturnya.
Pada momentum tersebut, Suharyanto juga menyerahkan hewan kurban milik pribadi dan keluarganya kepada panitia untuk disalurkan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dengan menyebut Bismillahirrahmanirrahim, saya dan keluarga menyerahkan hewan kurban kepada panitia. Mudah-mudahan amal ibadah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan membawa kebahagiaan bagi para penerima,” pungkasnya.
Setelah prosesi penyerahan, panitia melanjutkan kegiatan penyembelihan dan distribusi daging kurban kepada pegawai serta masyarakat di sekitar kantor BNPB.
Hewan kurban yang disalurkan berasal dari pimpinan tinggi BNPB, pegawai, hingga mitra kerja BNPB sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi pada Hari Raya Iduladha.
(*)













Komentar