JURANEWS.ID, JAKARTA – OCBC terus memperkuat bisnis wealth management di Indonesia seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan finansial yang lebih komprehensif dan personal. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengakuisisi bisnis International Wealth and Premier Banking (IWPB) milik HSBC di Indonesia.
Akuisisi tersebut dinilai menjadi bagian penting dari strategi ekspansi OCBC dalam memperluas kapabilitas wealth management sekaligus memperkuat layanan bagi nasabah di Indonesia.
CEO OCBC Group, Tan Teck Long mengatakan, akuisisi IWPB Indonesia milik HSBC sejalan dengan strategi “the next frontier” yang dijalankan perusahaan. Menurutnya, langkah tersebut melanjutkan keberhasilan integrasi OCBC Indonesia dengan PT Bank Commonwealth Indonesia pada 2024 lalu.
“Indonesia merupakan salah satu pasar pertumbuhan utama OCBC di Asia Tenggara. Akuisisi ini akan memperluas penetrasi pasar sekaligus memperkuat posisi OCBC di sektor wealth management,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (12/5/2026).
Bisnis IWPB HSBC Indonesia sendiri melayani nasabah ritel dan wealth dengan berbagai layanan perbankan lengkap, mulai dari simpanan nasabah, produk investasi seperti obligasi, reksa dana, asuransi, kartu kredit hingga retail loans.
Sementara itu, Presiden Direktur OCBC Indonesia, Parwati Surjaudaja menyebut pengalaman panjang OCBC Indonesia di pasar domestik menjadi kekuatan utama perusahaan dalam mengembangkan layanan wealth management.
“Kombinasi nilai lokal yang didapatkan OCBC Indonesia selama lebih dari delapan dekade dengan kapabilitas regional OCBC Group menjadi modal penting untuk memperkuat layanan wealth management di Indonesia,” kata Parwati.
Ia menambahkan, kebutuhan wealth management di Indonesia kini tidak hanya datang dari segmen affluent, tetapi juga berbagai lapisan nasabah yang membutuhkan solusi pengelolaan aset sesuai kebutuhan dan aspirasi finansial mereka.
Selain memperkuat layanan regional dan lokal, OCBC juga terus mengembangkan layanan digital guna memberikan pengalaman perbankan yang lebih seamless bagi nasabah. Pengembangan tersebut meliputi kemudahan memantau portofolio, mengakses insight pasar, hingga melakukan transaksi secara mandiri melalui platform digital.
OCBC menilai pendekatan hybrid yang menggabungkan teknologi dan human touch menjadi kunci penting dalam menjawab ekspektasi nasabah terhadap layanan perbankan yang lebih fleksibel dan personal di masa mendatang.
(*)







Komentar