Pemudik Wajib Waspada, Ada 3 Titik Lelah saat Tiba di Pantura Kendal

3 Titik Ini Jadi Area yang Perlu Diwaspadai Pemudik

JURANEWS.ID, KENDAL – Tiga titik di Jalan Pantura Kabupaten Kendal telah ditandai oleh polisi sebagai area yang berpotensi membuat pemudik merasa lelah saat melintasi wilayah tersebut menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ketiga titik tersebut adalah di Weleri (perbatasan Pantura Batang dengan Kendal), Pantura Brangsong Kendal, serta di jalan tol Batang-Semarang KM 402 sampai KM 405 tepatnya di Desa Penjalin Kecamatan Brangsong.

“Kendal itu kan satu wilayah sebelum masuk ke Kota Semarang ya. Ini jadi titik lelah arus mudik,” kata Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, Senin (16/3/2026).

Kapolres menambahkan, pihaknya telah menyiagakan pos-pos yang tersebar di jalan tol maupun jalur Pantura yang bisa digunakan pemudik untuk beristirahat.

Di jalan tol, pemudik bisa berhenti di rest area KM 389 dan 391. Sedangkan di jalur Pantura, rest area tersedia di dekat exit tol Weleri, Alun-alun Kendal, serta exit tol Kaliwungu.

“Atau bisa beristirahat seperti di pos PAM Terpadu, SPBU, masjid, dan rest area tol Semarang-Batang yang tersebar di Kabupaten Kendal dan sepanjang Pantura Kendal,” imbuhnya.

Selain titik lelah, Kapolres telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan yang harus diwaspadai pemudik saat melintasi Kabupaten Kendal. Di antaranya jalan lingkar Weleri, jalur lingkar Kaliwungu, dan jalur Pantura Desa Sumberejo.

Untuk meminimalisir risiko kecelakaan, pihaknya juga telah memasang rambu-rambu himbauan. Kapolres meminta pemudik tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Bagi pemudik yang merasa lelah dan ngantuk, sebaiknya beristirahat dulu. Jangan memaksa jika sudah lelah, utamakan keselamatan,” tegasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sudaryanto mengatakan pemudik tak perlu khawatir saat melintasi jalanan di Kendal. Dari total 782,7 kilometer jalan kabupaten, 83,82 persen di antaranya dinyatakan dalam kondisi mantap dan layak dilalui.

“Sebagian besar jalanan di Kendal dalam kondisi baik,” imbuhnya.

Data terbaru hingga akhir tahun 2025 menyebutkan, 435,281 kilometer atau 55,61 persen jalan kabupaten dalam kondisi baik. Sedangkan jalan dengan kondisi sedang memanjang 220,8 kilometer atau 28,21 persen.

Sementara itu, kondisi jalan kategori rusak ringan di Kabupaten Kendal masih berkisar 8,57 persen atau sekitar 67,1 kilometer. Adapun jalan dengan kondisi rusak berat berada di angka 7,6 persen, atau sekitar 59,526 kilometer.

(*)

Komentar

News Feed