Pertama di Jawa Tengah, Menteri ESDM Resmikan Program Studi Teknik Pertambangan Unwahas

Pertama di Jateng, Jawab Kebutuhan SDM Pertambangan

JURANEWS.ID, SEMARANG – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang resmi membuka Program Studi Teknik Pertambangan jenjang Sarjana di bawah naungan Fakultas Teknik.

 

Peresmian program studi yang menjadi yang pertama di Jawa Tengah ini dilakukan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, pada Sabtu, 9 Mei 2026 di kampus Unwahas.

 

Langkah ini meneguhkan komitmen Unwahas dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperluas kontribusi akademik di bidang energi dan sumber daya mineral.

 

Pembukaan program studi ini juga menjawab kebutuhan mendesak akan sumber daya manusia unggul di sektor pertambangan nasional yang terus mengalami perkembangan pesat.

 

Dalam sambutannya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan peran strategis perguruan tinggi dalam mempersiapkan generasi muda.

 

Menurutnya, lulusan yang dihasilkan tidak hanya harus menguasai keahlian teknis, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tantangan global di sektor energi dan pertambangan.

 

“Perguruan tinggi harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi transformasi industri pertambangan yang semakin modern dan berkelanjutan,” ujar Menteri Bahlil.

 

Program Studi Teknik Pertambangan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan teknik di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

 

Didukung sumber daya akademik yang memadai, kurikulum yang disusun berbasis kebutuhan industri, serta jaringan kerja sama yang luas dengan berbagai pihak, Unwahas optimis dapat mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi.

 

Rektor Unwahas, Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, ST, MT, IPM, menjelaskan bahwa kehadiran program studi baru ini merupakan wujud nyata visi kampus untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

 

Ia juga menyampaikan bahwa izin penyelenggaraan program studi ini telah terbit melalui Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 307/B/O/2026 tertanggal 2 April 2026.

 

“Kami resmi membuka Program Studi Teknik Pertambangan berdasarkan SK tersebut, dan saat ini kami sedang melengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran agar kegiatan akademik dapat berjalan maksimal,” ungkap Helmy.

 

Acara peresmian berlangsung secara khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Wahid Hasyim Semarang, pimpinan universitas, sivitas akademika Fakultas Teknik, tamu undangan, serta mitra strategis dari unsur pemerintah dan dunia industri.

 

Dengan kehadiran program studi baru ini, Unwahas semakin meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan strategis bangsa, sejalan dengan semangat kampus: “Unwahas Unggul, Unwahas Berdampak.”

 

(*)

Komentar