Pre-Order Galaxy Z8 Series Meledak, Samsung Catat Kenaikan Hampir 60 Persen di Asia Tenggara

Galaxy Z Fold8 menjadi model paling diminati dengan hampir enam dari 10 perangkat yang dipesan di kawasan SEAO, sementara pre-order Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra melonjak hampir 60 persen dibanding generasi sebelumnya.

JAKARTA, JURANEWS.ID – Samsung mencatat respons positif terhadap jajaran smartphone foldable terbarunya, Galaxy Z8 Series, di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO). Menjelang penjualan resmi pada 14 Agustus 2026, volume pre-order Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra tercatat hampir 60 persen lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.

Secara global, volume pre-order Galaxy Z8 Series juga disebut meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Galaxy Z8 Series terdiri dari Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8. Bersamaan dengan smartphone lipat tersebut, Samsung turut memperkenalkan Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 di kawasan SEAO.

Galaxy Z Fold8 Jadi Model Paling Diminati

Dari jajaran Galaxy Z8 Series, Galaxy Z Fold8 menjadi perangkat yang paling banyak dipesan konsumen di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

Samsung mencatat hampir enam dari setiap 10 perangkat Galaxy Z8 yang dipesan merupakan Galaxy Z Fold8.

Di Indonesia, respons terhadap perangkat tersebut juga cukup tinggi. Head of Mobile Experience (MX) Business Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno, mengatakan pemesanan Galaxy Z8 Series selama dua minggu masa pre-order meningkat hingga 50 persen dibandingkan seri sebelumnya.

“Ini juga menandakan angka Pre Order paling tinggi selama lini Foldable hadir di Indonesia,” ujar Yadi.

Menurutnya, desain Galaxy Z Fold8 yang lebih fresh, unik dan compact menjadi salah satu faktor yang menarik perhatian konsumen.

Samsung mencatat 89 persen konsumen menyebut desain tersebut sebagai daya tarik utama dalam memilih Galaxy Z Fold8.

Konsumen Muda Mulai Dominasi Pengguna Galaxy Z8

Respons positif juga terlihat dari profil konsumen yang melakukan pemesanan melalui Samsung.com.

Konsumen berusia remaja hingga 30-an mencakup hampir 60 persen pelanggan Galaxy Z8 Series yang melakukan pre-order melalui kanal tersebut di kawasan SEAO.

Untuk pilihan warna, Graphite dan Lavender menjadi warna favorit Galaxy Z Fold8 di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

Sementara Galaxy Z Fold8 Ultra paling banyak dipilih dalam warna Violet Shadow dan Graphite. Adapun Pink menjadi warna yang paling diminati untuk Galaxy Z Flip8.

Di Indonesia, Lavender menjadi warna favorit Galaxy Z Fold8, Violet Shadow untuk Galaxy Z Fold8 Ultra, serta Pink untuk Galaxy Z Flip8.

Galaxy Z Fold8 Jadi Fold Paling Ringan

Salah satu daya tarik Galaxy Z Fold8 adalah kombinasi layar besar dengan bodi yang lebih ringan.

Galaxy Z Fold8 memiliki bobot 201 gram, menjadikannya Galaxy Z Fold paling ringan yang pernah diperkenalkan Samsung.

Layar utama dengan rasio 4:3 memberikan ruang yang lebih luas untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, membaca, bermain gim, menonton video pendek hingga menikmati webtoon dan e-book.

Sementara itu, Galaxy Z Fold8 Ultra menyasar pengguna yang membutuhkan ruang kerja lebih besar.

Perangkat tersebut membawa layar utama berukuran 8 inci yang dirancang untuk mendukung aktivitas multitasking. Sistem kameranya juga ditingkatkan untuk menghasilkan foto dengan detail, warna dan kejernihan yang lebih baik.

Galaxy Z Flip8 Tawarkan Desain Lebih Ramping

Bagi pengguna yang lebih mengutamakan portabilitas dan gaya personal, Galaxy Z Flip8 menjadi pilihan Samsung.

Galaxy Z Flip8 diklaim sebagai Galaxy Z Flip paling ramping yang pernah dibuat Samsung.

Perangkat tersebut dilengkapi FlexWindow yang diperbarui sehingga pengguna dapat mengakses berbagai aplikasi, informasi dan tindakan langsung melalui cover screen.

Desain yang lebih ringkas membuat Galaxy Z Flip8 menyasar konsumen yang membutuhkan perangkat mudah dibawa sekaligus mendukung ekspresi personal.

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Perkuat Ekosistem AI

Peluncuran Galaxy Z8 Series juga dibarengi dengan Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9.

Galaxy Watch Ultra2 dirancang untuk mendukung aktivitas luar ruangan dengan mengedepankan daya tahan perangkat.

Sementara Galaxy Watch9 ditujukan sebagai perangkat pendamping kesehatan sehari-hari.

Kehadiran kedua smartwatch tersebut memperluas ekosistem perangkat Samsung sehingga pengalaman berbasis AI dapat terhubung antara smartphone dan perangkat yang dikenakan di pergelangan tangan.

Pindah Data dari HP Lama Makin Praktis

Samsung juga membekali Galaxy Z8 Series dengan Smart Switch untuk memudahkan pengguna melakukan migrasi data.

Pemindahan data dapat dilakukan secara nirkabel dengan memindai QR code tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.

Samsung juga menghadirkan kompatibilitas terbaru antara Quick Share dan AirDrop. Fitur tersebut memungkinkan pengguna berbagi file antara perangkat iOS dan Galaxy dengan lebih mudah.

Ada Cashback hingga Perlindungan Layar

Tingginya minat terhadap Galaxy Z8 Series juga didukung sejumlah keuntungan selama periode pre-order.

Konsumen dapat memperoleh berbagai penawaran, termasuk memory upgrade, cashback kartu kredit, trade-in cashback, Google AI Pro gratis selama enam bulan, serta perlindungan layar gratis selama dua tahun, sesuai syarat dan ketentuan.

Untuk memberikan perlindungan tambahan, Samsung menyediakan Samsung Care+.

Layanan tersebut mencakup Screen Film Replacement hingga dua kali, Priority Lane, 1-Day Guaranteed Service, Pick-up & Delivery Service serta akses Contact Center selama 24 jam.

Khusus pembelian Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold8 varian 16GB/1TB, Samsung memberikan Bonus Full Screen Protection selama dua tahun.

Dengan kombinasi desain yang semakin tipis dan ringan, kemampuan AI, layar besar, kemudahan migrasi data serta layanan perlindungan, Galaxy Z8 Series menjadi salah satu upaya Samsung memperluas adopsi smartphone foldable di pasar Asia Tenggara dan Oseania.

(*)

Komentar

News Feed