TEGAL, Juranews.id – RSUD dr Soeselo Kabupaten Tegal kembali menerima alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada tahun 2026. Anggaran tersebut rencananya akan digunakan untuk pengadaan sejumlah alat kesehatan guna meningkatkan pelayanan bagi pasien paru-paru, khususnya pasien terdampak konsumsi rokok.
Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD dr Soeselo Kabupaten Tegal, Muhammad Sugeng, mengatakan rumah sakit yang dipimpinnya telah tiga tahun berturut-turut memperoleh dukungan anggaran DBHCHT dengan nominal yang berbeda setiap tahunnya.
“Tahun ini RSUD dr Soeselo memperoleh anggaran DBHCHT sekitar Rp650 juta. Sesuai usulan yang diajukan, anggaran tersebut akan digunakan untuk pengadaan alat kesehatan yang mendukung pelayanan pasien terdampak rokok, terutama pasien paru-paru,” ujarnya.
Menurut Sugeng, pengadaan alat kesehatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat fasilitas penunjang diagnosis dan perawatan pasien dengan gangguan paru.
Salah satu alat yang akan dibeli adalah Spirometri, yakni alat yang digunakan untuk mengukur fungsi dan kapasitas paru-paru pasien. Perangkat ini berfungsi menilai kondisi paru dengan mengukur jumlah serta kecepatan udara yang dihirup dan dihembuskan oleh pasien.
Selain itu, rumah sakit juga berencana membeli Infus Pump, perangkat medis elektronik yang berfungsi mengalirkan cairan atau obat ke dalam tubuh pasien melalui pembuluh darah secara akurat dan stabil sesuai dosis yang ditentukan.
Tak hanya itu, anggaran DBHCHT juga akan digunakan untuk pengadaan Tensimeter Digital guna mendukung pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien yang menjalani perawatan penyakit paru.
Sugeng menjelaskan, pemanfaatan DBHCHT untuk sektor kesehatan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, terutama bagi pasien yang mengalami penyakit terkait dampak konsumsi rokok.
Dengan adanya tambahan fasilitas kesehatan tersebut, RSUD dr Soeselo Kabupaten Tegal diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal, cepat, dan akurat bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan penyakit paru-paru maupun gangguan kesehatan lainnya.
(*)














Komentar