JURANEWS.ID, JAKARTA – Shopee mencatat sejumlah tren baru selama kampanye Big Ramadan Sale 2026, mulai dari meningkatnya minat masyarakat terhadap fashion muslim hingga munculnya rutinitas digital baru yang menjadi favorit pengguna selama bulan suci Ramadan. Kampanye yang telah berlangsung lebih dari satu bulan itu disebut tidak hanya menjadi ajang berburu promo, tetapi juga ruang interaktif bagi masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan Ramadan dan Lebaran.
Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, Adi Rahardja, mengatakan Big Ramadan Sale tahun ini menunjukkan antusiasme tinggi dari pengguna dalam memanfaatkan platform digital, baik untuk berbelanja maupun menikmati fitur hiburan interaktif. Menurut dia, masyarakat kini menginginkan keseimbangan antara persiapan penampilan terbaik saat Lebaran dengan aktivitas digital yang menyenangkan selama menjalankan ibadah puasa.
Shopee mencatat, salah satu tren yang menonjol pada Ramadan tahun ini adalah meningkatnya penggunaan fitur interaktif dan gamifikasi digital. In-app game terbaru Shopee, Beduk Berkah, telah dimainkan sebanyak 26,5 juta kali sepanjang kampanye, dengan waktu bermain favorit pengguna terjadi pada pukul 04.00 WIB, bertepatan dengan momen sahur.
Selain itu, fitur berbasis kecerdasan buatan NegoNeko juga menjadi salah satu daya tarik utama selama kampanye. Fitur yang menawarkan pengalaman negosiasi interaktif melalui karakter kucing virtual itu mencatatkan total 280 juta sesi negosiasi. Tingginya angka penggunaan tersebut dinilai menunjukkan bahwa aktivitas bermain dan berinteraksi kini menjadi bagian dari rutinitas baru masyarakat selama Ramadan.
Di sisi lain, Shopee juga melihat lonjakan minat pengguna terhadap kategori fashion muslim menjelang Hari Raya Idulfitri. Volume pencarian dengan kata kunci “Baju Lebaran” meningkat hingga tiga kali lipat sepanjang kampanye. Peningkatan ini mencerminkan tingginya semangat masyarakat dalam mengeksplorasi gaya berpakaian untuk menyambut Lebaran.
Sejumlah produk fashion muslim modern tercatat menjadi yang paling banyak diburu pengguna, di antaranya hijab pashmina meleyot, gamis brokat, rok satin, baju koko, hingga sarimbit keluarga. Shopee menilai tren tersebut menunjukkan adanya pergeseran minat masyarakat ke arah busana Ramadan yang lebih elegan, serbaguna, namun tetap nyaman digunakan.
Tidak hanya soal fashion, Shopee juga mencatat perubahan pola belanja masyarakat pada waktu sahur. Pada puncak kampanye Big Ramadan Sale, jumlah produk terjual di kategori Makanan dan Minuman saat waktu sahur meningkat lebih dari 13 kali lipat dibandingkan hari biasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa momen sahur kini juga dimanfaatkan pengguna untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Produk seperti minyak goreng, mi instan, dan sabun cuci piring menjadi beberapa barang yang paling banyak dibeli pada jam sahur. Menurut Shopee, pola ini menggambarkan kebiasaan baru masyarakat yang lebih taktis dalam mengatur stok kebutuhan harian tanpa mengganggu aktivitas ibadah maupun kesibukan pada siang hari selama Ramadan.
Secara wilayah, Shopee mencatat warga Sidoarjo dan Karawang sebagai daerah dengan aktivitas belanja fashion muslim tertinggi sepanjang kampanye. Sementara itu, sesi Shopee Live Superstar bertajuk Mega Bintang Banting Harga juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri, dengan salah satu sesi puncak kampanye mencatatkan jumlah penonton meningkat hingga 21 kali lipat dibandingkan hari biasa.
Adi menegaskan, Shopee akan terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan dinamika gaya hidup masyarakat Indonesia. Kampanye Big Ramadan Sale 2026 sendiri masih berlangsung hingga 22 Maret 2026, dengan berbagai promo yang terus ditawarkan kepada pengguna, seperti Beduk Berkah 10M, Gebyar Ramadan Serba Rp1, hingga Kejar Voucher 50 persen.
(*)













Komentar