PEMALANG, JURANEWS.ID – Sirkuit Pantai Widuri Pemalang kembali dipenuhi aktivitas balap motor setelah cukup lama vakum dari penyelenggaraan ajang balap.
Kali ini, gelaran Mini Road Race digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro pada Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut diinisiasi Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo. Selain menjadi bagian dari peringatan HUT TNI, ajang tersebut juga diarahkan untuk menjaring bibit pembalap lokal berbakat yang nantinya dapat dipersiapkan menghadapi berbagai kompetisi, mulai dari Pekan Olahraga Daerah (Popda) hingga kejuaraan tingkat nasional.
Edy Wibowo mengatakan, Mini Road Race tersebut menjadi salah satu upaya untuk menghidupkan kembali pembinaan pembalap lokal di Kabupaten Pemalang.
Menurutnya, Pemalang memiliki potensi pembalap yang perlu mendapatkan ruang untuk berlatih dan berkompetisi.
“Kegiatan ini diadakan untuk mencari bibit-bibit pembalap baru di Pemalang yang sudah lama vakum. Diharapkan saat ada Popda atau kejuaraan lainnya, Pemalang bisa menampilkan atlet lokalnya sendiri,” ujar Edy Wibowo di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, gelaran Mini Road Race tersebut diproyeksikan menjadi agenda tahunan.
Panitia juga berkomitmen untuk mengembangkan penyelenggaraan berikutnya dengan skala yang lebih besar sehingga dapat menjadi wadah pembinaan pembalap muda Pemalang.
Langkah untuk menghidupkan kembali aktivitas balap di Sirkuit Pantai Widuri mendapat apresiasi dari Plt. Bupati Pemalang Nurkholes.
Menurut Nurkholes, kompetisi semacam ini diperlukan untuk kembali mengembangkan potensi Sirkuit Pantai Widuri sekaligus memberikan ruang bagi pembalap untuk menunjukkan kemampuan.
Meskipun penyelenggaraan kali ini masih dilakukan dengan berbagai keterbatasan, ajang tersebut disebut mampu menarik perhatian dan antusiasme pembalap, termasuk dari luar daerah.
“Kedepan akan kita tingkatkan. Rencananya ada tiga kejuaraan rutin, yaitu Dandim Cup, Bupati Cup, dan Kapolres Cup. Fasilitas sirkuit juga akan kita perbaiki,” kata Nurkholes.
Rencana tersebut diharapkan dapat membuat Sirkuit Pantai Widuri kembali aktif menjadi lokasi penyelenggaraan kompetisi balap motor secara rutin.
Pembalap Perempuan Pemalang Jadi Sorotan
Dalam kesempatan tersebut, Nurkholes juga menyoroti potensi pembalap lokal, salah satunya Fathika.
Pembalap muda perempuan asal Desa Mulyoharjo tersebut diketahui telah mengikuti berbagai ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan meraih sejumlah prestasi.
“Pemalang punya pembalap perempuan yang sering juara di berbagai ajang. Ini hal yang luar biasa dan akan terus kita perhatikan. Kita akan gali lagi pembibitan atlet agar sirkuit ini mampu melahirkan juara hingga tingkat nasional,” tegasnya.
Potensi atlet lokal tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk menekuni olahraga otomotif secara positif dan terarah.
Fathika mengungkapkan, ketertarikannya terhadap dunia balap motor bermula ketika dirinya masih duduk di bangku SMP.
Kegemarannya menyaksikan tayangan MotoGP membuat ketertarikannya terhadap olahraga balap motor semakin besar.
Seiring waktu, ia mulai mengikuti berbagai kompetisi, termasuk Kejurda dan ajang road race.
Dari sejumlah kejuaraan yang diikuti, Fathika berhasil membawa pulang beberapa trofi dan terus mengembangkan kemampuannya di lintasan.
Gelaran Mini Road Race di Sirkuit Pantai Widuri tersebut turut dihadiri Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, Sekda Pemalang Bagus Sutopo, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk kembali menghidupkan Sirkuit Pantai Widuri sebagai salah satu lokasi pembinaan dan kompetisi olahraga otomotif di Kabupaten Pemalang.
Selain membuka ruang bagi pembalap lokal, keberadaan kompetisi secara rutin juga diharapkan dapat mendorong munculnya atlet-atlet muda Pemalang yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
(*)














Komentar