KENDAL, JURANEWS.ID – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0715/Kendal di Dukuh Mbaran, Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, resmi berakhir.
Program yang berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 tersebut menghasilkan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 650 meter yang diharapkan mampu mendongkrak aktivitas ekonomi masyarakat.
Penutupan TMMD dilakukan oleh Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali di Lapangan Desa Wonosari, Kamis (13/8/2026).
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq, jajaran Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Usai upacara penutupan, Bupati Kendal bersama jajaran Forkopimda membuka kegiatan pasar murah bagi masyarakat.
Dandim Borong Dagangan Warga
Suasana pasar murah semakin menarik ketika Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali memborong dagangan dari salah satu stan.
Dagangan yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang hadir.
Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi masyarakat.
Letkol Inf Ade Sohali mengatakan, selama pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III, pembangunan fisik utama berupa jalan rabat beton dengan panjang 650 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 12 sentimeter.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan, serta kegiatan sosial lainnya.
Dandim berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat hasil pembangunan tersebut sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Pembangunan yang sudah ada ini sangat diperlukan oleh warga. Karena itu, kami berharap dapat dirawat agar manfaatnya bisa berkelanjutan,” ujarnya.
Bupati: Kolaborasi Pemerintah, TNI dan Rakyat
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Wonosari.
Menurutnya, pembangunan jalan rabat beton tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kekuatan dalam melaksanakan pembangunan,” kata Tika.
Ia menambahkan, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan daerah sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan perekonomian warga.
“Kegiatan ini sekaligus untuk mempercepat pembangunan daerah serta mendukung kesejahteraan masyarakat dan perekonomian warga,” ujarnya.
DPRD Kendal: Jalan Berdampak pada Ekonomi Warga
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kendal Mahfud Sodiq mengucapkan terima kasih kepada TNI atas pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III.
Menurut Mahfud, program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Wonosari dan wilayah sekitarnya.
Ia menilai pembangunan jalan rabat beton memiliki dampak penting terhadap aktivitas perekonomian masyarakat, terutama karena berkaitan dengan akses menuju kawasan pertanian dan perikanan.
“Program ini memberi kemanfaatan pada masyarakat Desa Wonosari dan sekitarnya. Selanjutnya dengan adanya rabat beton akan berdampak positif pada perekonomian warga. Karena ini berkaitan dengan jalan perikanan dan pertanian,” kata Mahfud.
Dengan berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap III, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan sekaligus menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya terus dirasakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan perekonomian warga.
(*)








![[DANA] Foto 1b - Penganugerahan SisBerdaya & DisBerdaya 2026.jpg](https://juranews.id/wp-content/uploads/2026/07/DANA-Foto-1b-Penganugerahan-SisBerdaya-DisBerdaya-2026.jpg-300x178.jpeg)







Komentar