BEIJING, JURANEWS.ID – Universitas Diponegoro (UNDIP) memperluas jejaring akademik internasional melalui kemitraan strategis dengan dua perguruan tinggi terkemuka dunia, Tsinghua University dan Peking University.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Peking University pada 9 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan MoU bersama Tsinghua University pada 11 September 2026 di Beijing, Tiongkok.
Kolaborasi diarahkan pada sejumlah bidang teknologi strategis, terutama Intelligent Robotics, Artificial Intelligence (AI), dan Cybersecurity. Selain pengembangan teknologi, kerja sama juga mencakup penguatan riset, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kemitraan dengan kedua universitas tersebut menjadi bagian dari upaya UNDIP memperluas kolaborasi riset dan meningkatkan eksposur akademiknya di tingkat internasional.
Berdasarkan Times Higher Education (THE) Asia University Rankings 2026, Tsinghua University menempati peringkat pertama di Asia, sedangkan Peking University berada di posisi kedua.
Dalam THE World University Rankings 2026, Tsinghua University tercatat berada di peringkat ke-12 dunia dan Peking University di posisi ke-13.
Kedua institusi tersebut dikenal memiliki ekosistem pendidikan dan riset yang kuat, termasuk dalam pengembangan teknologi dan inovasi.
Bagi UNDIP, kolaborasi tersebut membuka peluang untuk memperluas jejaring akademik global sekaligus meningkatkan kapasitas penelitian dan pengembangan inovasi berbasis teknologi.
Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., yang memimpin delegasi UNDIP, menegaskan pentingnya kemitraan internasional dalam memperkuat kemampuan riset dan mendorong pemanfaatan hasil penelitian.
“UNDIP has a strong commitment to advancing technology through multidisciplinary collaboration. Partnership with leading global universities is important not only for strengthening our research capacity, but also for transforming knowledge and innovation into solutions that create real impact for society,” ujar Prof. Suharnomo.
Dekan Fakultas Teknik UNDIP, Prof. Dr. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengatakan UNDIP serius mendorong kolaborasi substantif dengan para peneliti dari Tsinghua University dan Peking University.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU. Sejumlah bentuk tindak lanjut yang disiapkan antara lain joint research, joint publication, pertukaran mahasiswa Master dan PhD, joint supervision, hingga pengembangan proyek inovasi bersama.
Fokus kolaborasi mencakup intelligent robotics, AI, cybersecurity, serta teknologi terkait.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kerja sama internasional menghasilkan aktivitas akademik dan riset yang terukur.
Direktur Inovasi dan Kerja Sama UNDIP, drh. Dian Wahyu Harjanti, Ph.D., mengatakan pengembangan robotika dan AI di UNDIP tidak hanya diarahkan untuk memperkuat riset, tetapi juga mendorong hilirisasi inovasi agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kesamaan fokus riset UNDIP dengan keunggulan teknologi yang dimiliki Tsinghua University dan Peking University merupakan peluang besar bagi para peneliti dan inovator UNDIP untuk meningkatkan kapasitas, membangun riset bersama berkelas dunia, serta mempercepat lahirnya produk inovasi yang berdampak nyata untuk masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat ‘UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat’,” ujarnya.
Kerja sama tersebut juga membuka akses lebih luas bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan inovator UNDIP untuk terhubung dengan ekosistem riset internasional.
Dengan demikian, kemitraan dengan dua universitas di China tersebut diarahkan bukan hanya sebagai perluasan jejaring, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kualitas akademik, memperkuat riset internasional, serta mempercepat proses hilirisasi inovasi.
Melalui kolaborasi dengan Tsinghua University dan Peking University, UNDIP menargetkan penguatan kapasitas sebagai perguruan tinggi berbasis riset yang mampu mengembangkan pengetahuan dan teknologi sekaligus menghubungkannya dengan kebutuhan masyarakat.
(*)










Komentar