Lenovo Perluas Portofolio Hybrid AI untuk Bisnis, Hadirkan ThinkCentre hingga ThinkVision Terbaru

ThinkCentre X Ultra Disiapkan untuk Era Agentic AI

BERLIN, JURANEWS.ID – Lenovo memperluas portofolio teknologi untuk kebutuhan bisnis dengan menghadirkan perangkat, monitor, serta solusi keamanan terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI).

Portofolio tersebut diperkenalkan dalam ajang Lenovo Innovation World di IFA 2026, Berlin, Jerman, Jumat (18/9/2026).

Rangkaian produk terbaru ini menjadi bagian dari strategi Lenovo mendorong implementasi Hybrid AI, yang menggabungkan kemampuan AI pada perangkat, edge, sistem on-premises hingga cloud.

Lenovo menilai kebutuhan perusahaan kini mulai bergeser dari sekadar melakukan eksperimen AI menuju pemanfaatan teknologi tersebut dalam operasional sehari-hari.

Senior Vice President, Global Innovation Center, Lenovo Intelligent Devices Group, Johnson Jia, mengatakan perkembangan tersebut membutuhkan perangkat yang mampu menggabungkan komputasi, kolaborasi dan keamanan.

“Organisasi kini mulai beralih dari tahap eksperimen AI dan mengintegrasikan AI ke dalam operasional sehari-hari,” ujar Johnson.

Menurutnya, portofolio komersial terbaru Lenovo dirancang untuk membantu bisnis menghadapi perkembangan komputasi enterprise berbasis AI.

Salah satu perangkat yang menjadi sorotan adalah ThinkCentre X Ultra, desktop ringkas yang dirancang untuk mendukung kebutuhan agentic AI.

Perangkat tersebut menggunakan prosesor hingga AMD Ryzen AI Max+ PRO 495 Series dan mendukung unified memory hingga 128GB. Dengan form factor sekitar 1,6 liter, perangkat dirancang untuk menempati ruang kerja yang relatif terbatas.

ThinkCentre X Ultra juga terintegrasi dengan AMD Ryzen AI Developer Center yang menyediakan berbagai tools, model dan workflow AI untuk Windows maupun Linux.

Lenovo menyebut perangkat tersebut dapat dikonfigurasi dalam cluster hingga empat sistem. Konfigurasi ini memungkinkan peningkatan kapasitas komputasi dan memori untuk menjalankan model AI yang lebih besar maupun workflow multi-agent.

Untuk kebutuhan enterprise, ThinkCentre X Ultra dilengkapi Lenovo ThinkShield, teknologi AMD PRO dan kemampuan pengelolaan AMD DASH.

Lenovo juga memperkenalkan ThinkCentre M75s Gen 6 dan ThinkCentre M75q Gen 6. Keduanya dirancang untuk kebutuhan produktivitas berbasis AI dengan akselerasi AI lokal hingga 50 TOPS.

Di segmen notebook, Lenovo menghadirkan ThinkBook 14 Gen 9 yang mengandalkan prosesor Snapdragon X2 Plus dengan kemampuan AI hingga 80 TOPS.

Laptop 14 inci tersebut memiliki ketebalan sekitar 17,7 milimeter dan bobot mulai 1,3 kilogram. Perangkat juga menawarkan pengalaman Copilot+ PC dan sejumlah fitur Lenovo Qira untuk membantu aktivitas kerja.

Sementara itu, ThinkBook 14x Gen 2 menyasar pengguna yang mengutamakan mobilitas. Perangkat memiliki ketebalan mulai 12,9 milimeter dengan bobot sekitar 990 gram.

Lenovo juga memamerkan dua konsep perangkat melalui Project AeroBlade dan Project Swan.

Project AeroBlade mengeksplorasi laptop ultra-portabel dengan ketebalan kurang dari 10 milimeter dan bobot di bawah 830 gram. Konsep ini menggunakan sistem pendinginan solid-state berbasis AirJet untuk menjaga performa tanpa kipas tradisional.

Sedangkan Project Swan mengeksplorasi perangkat yang dapat memperluas layar dari notebook 14 inci menjadi layar 17 inci melalui mekanisme roll-out.

Kedua perangkat tersebut masih berstatus proof of concept, sehingga belum menjadi produk komersial reguler.

Lenovo juga memperluas lini monitor ThinkVision melalui P34WD-4v, P27UL-40 serta T32UD-4v dan T34WD-4v.

ThinkVision P34WD-4v hadir dengan layar curved 34 inci WQHD berasio 21:9 serta kamera 5MP terintegrasi. Monitor ini dirancang untuk mendukung kebutuhan konferensi video, multitasking dan konektivitas perangkat.

Sementara ThinkVision P27UL-40 merupakan monitor OLED 27 inci beresolusi UHD dengan teknologi InkJet Printing OLED. Monitor tersebut menyasar pengguna profesional yang membutuhkan akurasi warna dan tampilan visual untuk pembuatan konten maupun pekerjaan desain.

Dua monitor lainnya, ThinkVision T32UD-4v dan T34WD-4v, memperluas pilihan layar docking dengan ukuran 32 dan 34 inci.

Seiring meningkatnya penggunaan AI di lingkungan kerja, Lenovo juga menempatkan keamanan sebagai bagian dari portofolio Hybrid AI.

Melalui ThinkShield TraceLock, Lenovo menawarkan kemampuan untuk mempertahankan visibilitas dan kontrol terhadap perangkat ThinkPad tertentu, termasuk ketika perangkat dalam kondisi mati atau tidak terhubung.

Sementara itu, integrasi Prompt Security, a SentinelOne company, ditujukan untuk membantu perusahaan memantau penggunaan AI, meningkatkan visibilitas aktivitas AI, serta melindungi data sensitif.

Lenovo menyebut pendekatan tersebut merupakan bagian dari upaya membawa AI dari tahap eksperimen menuju implementasi yang lebih terintegrasi dalam lingkungan bisnis.

Untuk pasar Indonesia, Lenovo menyatakan informasi mengenai harga dan ketersediaan ThinkCentre X Ultra, ThinkCentre M75 Series, ThinkBook 14 Gen 9, ThinkBook 14x Gen 2 serta jajaran monitor ThinkVision terbaru akan diumumkan lebih lanjut.

(*)

Komentar