Unwahas dan Disdukcapil Semarang Gelar Program KKN Tematik untuk Wujudkan Kota Semarang Inklusif dan Tertib Adminduk

Peran Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Kota Semarang yang Inklusif dan Tertib Adminduk

JURANEWS.ID, SEMARANG – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan kota melalui kolaborasi strategis dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang.

Sebanyak 181 mahasiswa dari Unwahas resmi dilepas dan diterjunkan dalam Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Periode 35 Tahun 2025 yang bertema “Sinergi Lembaga untuk Kota Semarang yang Inklusif, Tertib Adminduk, dan Berdaya.”

Acara pelepasan berlangsung di Aula Fakultas Farmasi Unwahas yang dihadiri oleh pejabat pemerintah, pimpinan universitas, akademisi, dan mahasiswa peserta KKN. Dalam acara tersebut, dilakukan prosesi penyematan atribut secara simbolis sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan yang bertujuan meningkatkan ketertiban administrasi kependudukan di Kota Semarang.

Ketua LPPM Unwahas, Dr. Agus Riyanto, S.IP., M.IP., menyampaikan bahwa program ini merupakan respon akademik terhadap kebutuhan strategis kota dalam memperkuat tata kelola administrasi yang inklusif dan digital. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program temporer, melainkan bagian dari kontribusi universitas dalam mendukung pemerintahan yang modern dan berkelanjutan.

“Mahasiswa bukan hanya datang sebagai pelaksana teknis, tetapi sebagai duta akademik yang membawa nilai ilmu, akhlak, dan kolaborasi. Saya berharap seluruh peserta mampu menjadi katalis perubahan sosial yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Semarang, Drs. Yudi Hardianto Wibowo, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Ia menekankan bahwa dukungan masyarakat, termasuk mahasiswa, sangat penting dalam mempercepat pemutakhiran data, digitalisasi layanan publik, dan percepatan program administrasi kependudukan.

“Pelibatan mahasiswa KKN akan mempercepat sosialisasi, edukasi, dan implementasi layanan Adminduk agar semakin mudah, cepat, dan inklusif,” katanya.

Rektor Unwahas, Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, S.T., M.T., IPM., menegaskan komitmen universitas dalam membangun kerja sama lintas sektor berbasis ilmu pengetahuan dan pengabdian sosial. Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“KKN bukan hanya kewajiban akademik, tetapi ruang pembelajaran kehidupan. Mahasiswa harus mampu merasakan masalah sosial, berlatih menjadi pemimpin masa depan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Setelah prosesi seremonial, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis mengenai Program WASESA (Warga Semarang Sadar Adminduk) yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil, Bapak Adhi Putra Wicaksono. Ia menjelaskan berbagai inovasi layanan dan strategi pendampingan yang akan dilakukan selama KKN berlangsung.

Camat Semarang Barat, Elly Asmara, juga menyampaikan profil wilayah dan potensi kolaborasi di 16 kelurahan tempat mahasiswa ditempatkan. Mahasiswa akan fokus pada edukasi dan pendampingan layanan administrasi kependudukan, pendataan penduduk rentan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.

Kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Desember 2025, dan diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang terukur serta menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah di Indonesia. Acara resmi ditutup dengan doa bersama Mujahadah Asma’ul Husna agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat Kota Semarang.

(*)

Komentar

News Feed