JURANEWS.ID, JAKARTA – BNPB melaporkan perkembangan penanganan bencana di Indonesia (11-12 Oktober 2025).
Banjir di Simalungun mulai surut, sementara identifikasi korban robohnya mushala di Sidoarjo telah selesai.
Hujan deras menyebabkan banjir di Simalungun (Sumut) dan Nabire (Papua Tengah).
Banjir Simalungun berdampak pada 120 rumah, sementara banjir Nabire merendam 380 KK. BPBD setempat telah melakukan penanganan darurat.
BNPB juga memperbarui informasi terkait angin kencang di Bogor dan robohnya mushala di Sidoarjo.
“Tim DVI berhasil mengidentifikasi 51 jenazah korban robohnya mushala,” kata Abdul Muhari, Ph.D. selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Minggu (12/10).
BMKG memprediksi hujan lebat di sebagian besar wilayah Indonesia pada 13-16 Oktober 2025.
BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.
(*)









Komentar