VIDEO KIW Sukseskan Program “Mageri Segoro” lewat Penanaman Ribuan Mangrove dan Cemara Laut

Wujudkan Industri Hijau

KLIK LINK UNTUK MELIHAT VIDEO : https://vt.tiktok.com/ZSUapseQE/

 

JURANEWS.ID, SEMARANG – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), yang merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan industri hijau dan berkelanjutan.

Wujud komitmen itu terlihat melalui kegiatan penanaman ribuan pohon mangrove dan cemara laut di kawasan KIW Edge serta bantaran sungai di sisi utara kawasan industri, Rabu (15/10).

Dalam kegiatan bertajuk “Mageri Segoro – Aksi Nyata Cinta Bumi” tersebut, KIW menanam 3.700 bibit mangrove dan 851 bibit cemara laut di area hijau sepanjang 675 meter di sisi timur dan barat KIW Edge, serta di bantaran sungai sepanjang 550 meter di sisi utara kawasan.

Program ini merupakan bagian dari gerakan lingkungan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sejak 2021, dengan tujuan memulihkan dan melestarikan ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove secara masif dan berkelanjutan.

Direktur Utama KIW, Ahmad Fauzie Nur, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan industri yang berorientasi pada keberlanjutan harus diiringi dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, KIW menegaskan posisinya sebagai pionir dalam penerapan prinsip green industry di Jawa Tengah, di mana kawasan industri bisa menjadi ruang hijau yang berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ahmad Fauzie.

Ahmad Fauzie menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia industri, akademisi, dan masyarakat.

Sejumlah tenant dan mitra KIW turut berpartisipasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), di antaranya:

PT Sido Muncul, PT APTIV Components Indonesia, Phapros, PT MAS Arya Indonesia, PT Putra Wijayakusuma Sakti, PT Kubota, PT Prym Intimates Indonesia, PT Semeru Karya Buana, PT MAS Siluetta Indonesia, PT AST Indonesia, PT Sandang Asia Maju Abadi, PT Dwijaya Kosmedika, PT Nippo Indosari Corpindo Tbk, PT Pandowo Utomo Food, PT Golden Way Forestindo, PT TPIINC Jakarta, Koperasi Kusuma Mulya, serta melibatkan Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan SMA Negeri 8 Semarang.

Penanaman mangrove dan cemara laut di sisi utara KIW diharapkan mampu memberikan berbagai manfaat ekologis, mulai dari mencegah abrasi, menjaga stabilitas bantaran sungai, hingga meningkatkan keanekaragaman hayati pesisir.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat dan tenant kawasan industri.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi kawasan industri lainnya di Indonesia untuk turut bergerak bersama menjaga bumi untuk generasi berikutnya,” tutup Ahmad Fauzie.

(*)

Komentar