Klik link untuk melihat video : https://vt.tiktok.com/ZSfC8KRoX/
JURANEWS.ID SEMARANG – Gebyar Peringatan Hari Guru yang digelar Yayasan Wakaf Bina Amal berlangsung sederhana penuh makna di Taman Indonesia Kaya, Sabtu (29/11/2025).
Acara ini mengangkat tema “Berakar pada Budaya, Berkarya untuk Bangsa” dan diikuti ratusan guru serta tenaga pendidik dari berbagai unit di bawah naungan yayasan tersebut.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi Bina Amal untuk menunjukkan komitmen lembaga pendidikan dalam memperingati Hari Guru Nasional setiap tahun.
Ketua Yayasan Wakaf Bina Amal , Ir. H. Johan Rifai, menyampaikan bahwa peringatan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga refleksi terhadap peran penting pendidik sebagai penggerak ilmu, budaya, dan karakter bangsa.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seluruh unit pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA, turut dilibatkan dalam rangkaian acara. “Semuanya mengadakan kegiatan secara serentak,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan sekaligus penguatan nilai budaya di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga menanamkan karakter dan identitas bangsa kepada para peserta didik.
Ia juga menyinggung bahwa kesejahteraan guru serta keharmonisan antara sekolah dan orang tua siswa menjadi perhatian penting.
Ia berharap tidak ada lagi kasus-kasus yang menjadikan guru sebagai pihak yang disalahkan ketika memberikan penegasan kepada siswa.
“Kami ingin orang tua tetap bisa mengandalkan sekolah, dan hubungan guru–orang tua berjalan sehat,” katanya.
Dalam gelaran ini, para peserta mengikuti berbagai kegiatan, termasuk senam bersama Tabola Bole, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penampilan budaya yang dibawakan para guru SIT Bina Amal.
Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena menampilkan kreativitas guru dari berbagai jenjang.
Menurut panitia, kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta yang merupakan tenaga pendidik dari seluruh unit SIT Bina Amal.
Selain kegiatan rekreatif dan budaya, panitia juga mengumumkan para juara Lomba Guru SIT Bina Amal yang telah diselenggarakan sebelumnya.
Lomba ini digelar sebagai apresiasi atas kreativitas, dedikasi, dan kinerja guru dalam menjalankan tugas pembelajaran.
Pada kesempatan yang sama, yayasan juga menyerahkan penghargaan Pengabdian 10 Tahun kepada para guru yang telah menunjukkan kesetiaan dan komitmen panjang terhadap dunia pendidikan.
Penghargaan ini disambut penuh haru dan rasa bangga oleh para penerima. Acara ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi para guru untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa melalui pendidikan.
(*)














Komentar