14.273 Pendidik Keagamaan di Kendal Dapat Insentif Rp1 Juta, Pemkab Naikkan Anggaran 2026

Pemkab Kendal menyalurkan hibah insentif kepada 14.273 pendidik keagamaan. Masing-masing menerima Rp1 juta melalui lima organisasi dan lembaga keagamaan.

KENDAL, JURANEWS.ID – Kabar baik bagi ribuan pendidik keagamaan di Kabupaten Kendal. Pemerintah Kabupaten Kendal menyalurkan bantuan hibah insentif kepada 14.273 pendidik keagamaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membimbing moral dan karakter generasi muda.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari di Pendapa Tumenggung Bahurekso, Senin (21/9/2025).

Masing-masing pendidik keagamaan menerima dana insentif sebesar Rp1 juta.

Program tersebut disalurkan melalui lima organisasi dan lembaga keagamaan yang berada di Kabupaten Kendal.

Kelima lembaga tersebut yakni Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU), Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Muhammadiyah, Yayasan Wakaf Rifa’iyah, Badan Kerja Sama Gereja Kristen dan Gereja Katolik Kabupaten Kendal (BKGK2), serta Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI).

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan bahwa alokasi bantuan hibah insentif pada 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para pendidik keagamaan yang selama ini turut berperan dalam membentuk karakter generasi muda.

Bupati mengapresiasi pengabdian dan pengorbanan para pendidik keagamaan yang menjalankan tugas membimbing anak-anak di Kabupaten Kendal.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa jika dibandingkan dengan pengorbanan dan dedikasi yang telah Bapak dan Ibu berikan. Namun, ini merupakan wujud perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kendal yang patut kita syukuri bersama,” ujar Dyah Kartika Permanasari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kendal juga mengingatkan para pendidik agar terus meningkatkan kompetensi diri.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat dunia pendidikan harus terus beradaptasi. Para pendidik dituntut mampu menghadirkan inovasi dan metode pembelajaran yang menarik bagi peserta didik.

Hal tersebut dinilai penting agar siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih mudah sekaligus tidak tertinggal dalam perkembangan zaman.

“Kami berharap, para pendidik terus bersemangat membimbing putra-putri Kabupaten Kendal agar menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing yang kuat untuk meneruskan kepemimpinan bangsa di masa depan,” pungkasnya.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal, KH Mustamsikin, turut menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan hibah tersebut.

Menurutnya, bantuan pemerintah daerah tersebut memberikan perhatian terhadap para pendidik keagamaan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kendal.

Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan para pendidik keagamaan dapat terus terjalin dengan baik.

“Terima kasih atas penyaluran bantuan hibah pemerintah daerah kepada sekitar 14 ribu penerima di seluruh wilayah Kendal,” kata Mustamsikin.

Ia berharap kemitraan antara pemerintah daerah dengan para pendidik keagamaan dapat terus berjalan secara harmonis dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Program bantuan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap pengabdian para pendidik, tetapi juga mendukung keberlanjutan pendidikan keagamaan dalam membentuk generasi muda Kendal yang berkarakter dan berakhlak.

(*)

Komentar