JURANEWS.ID, JAKARTA – Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi pasar keuangan, PT Bank DBS Indonesia menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis bagi nasabah dengan menghadirkan solusi berbasis data, teknologi Artificial Intelligence (AI), serta wawasan pasar yang mendalam.
Memasuki usia ke-37 tahun beroperasi di Indonesia, Bank DBS Indonesia tidak hanya berfokus pada layanan pembiayaan, tetapi juga memperkuat perannya dalam membantu individu maupun pelaku usaha mengambil keputusan finansial yang lebih tepat di tengah volatilitas ekonomi.
Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, mengatakan bahwa industri perbankan kini telah mengalami perubahan besar. Bank tidak lagi sekadar menjadi penyedia modal, melainkan partner yang mampu memberikan insight untuk membantu nasabah membaca peluang dan mengelola risiko.
“Kami meyakini masa depan perbankan tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya pembiayaan yang diberikan, tetapi oleh kemampuan memberikan insight yang membantu nasabah mengambil keputusan dengan lebih percaya diri di tengah dinamika ekonomi global,” ujar Lim Chu Chong.
AI Jadi Senjata Baru Bank DBS Indonesia Dampingi Nasabah
Sebagai bagian dari transformasi digital, Bank DBS Indonesia terus memperluas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk menghadirkan layanan yang lebih personal, cepat, dan akurat.
Teknologi AI dimanfaatkan untuk menganalisis perilaku nasabah, memberikan rekomendasi investasi yang relevan, meningkatkan keamanan transaksi, hingga mempercepat proses pelayanan.
Tak hanya itu, AI juga diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan sekaligus membekali ribuan karyawan dengan kemampuan teknologi masa depan melalui berbagai program pelatihan digital.
Menurut Lim Chu Chong, filosofi pengembangan SDM Bank DBS Indonesia adalah “save our people, not jobs”, yakni memanfaatkan AI untuk meningkatkan kapasitas manusia, bukan menggantikannya.
Wealth Management Bank DBS Indonesia Tumbuh 11 Persen
Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil positif.
Sepanjang tahun 2025, bisnis Wealth Management dan layanan Nasabah Prioritas Bank DBS Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 11 persen secara tahunan (Year on Year) dengan total Assets Under Management (AUM) mencapai SGD5,447 juta.
Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengelolaan aset yang adaptif di tengah fluktuasi pasar global.
Bank DBS Indonesia juga memperkuat layanan bagi nasabah korporasi melalui berbagai solusi treasury, pengelolaan risiko, investasi, hingga fasilitas ekspansi bisnis lintas negara melalui jaringan DBS Group di Asia.
Hadirkan Riset Ekonomi hingga Solusi Regional
Untuk membantu nasabah menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis, Bank DBS Indonesia menghadirkan berbagai layanan strategis, di antaranya:
- DBS Research dan Chief Investment Office (CIO) Insights yang memberikan analisis pasar secara cepat dan komprehensif.
- Dukungan konektivitas regional Asia melalui jaringan DBS Group untuk membantu ekspansi bisnis Indonesia ke berbagai negara.
- Solusi treasury dan manajemen risiko bagi perusahaan dalam menghadapi fluktuasi nilai tukar maupun kondisi pasar global.
Tak Hanya Perbankan, DBS Foundation Salurkan Hibah Lebih dari SGD18,2 Juta
Selain memperkuat layanan finansial, Bank DBS Indonesia juga terus memperluas dampak sosial melalui DBS Foundation.
Sejak 2024 hingga akhir 2025, DBS Foundation telah menyalurkan dana hibah lebih dari SGD18,2 juta untuk mendukung bisnis berdampak sosial serta pemberdayaan masyarakat rentan di Indonesia.
Program tersebut mencakup peningkatan literasi keuangan, pendidikan digital, pemberdayaan UMKM, ketahanan pangan, hingga berbagai aksi sosial melalui program People of Purpose.
Sepanjang 2025, lebih dari 48.500 jam kegiatan sukarela telah disumbangkan oleh karyawan Bank DBS Indonesia melalui berbagai program sosial yang menjangkau ribuan penerima manfaat.
Bank DBS Indonesia Ingin Jadi “Best Bank for a Better World”
Lim Chu Chong menegaskan, pertumbuhan bisnis Bank DBS Indonesia ke depan tidak hanya diukur dari sisi finansial, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap pembangunan masyarakat.
Melalui strategi digital berbasis AI, layanan wealth management, serta komitmen keberlanjutan melalui DBS Foundation, Bank DBS Indonesia ingin terus mewujudkan visi sebagai “Best Bank for a Better World”.
“Kami ingin membantu nasabah terus bertumbuh sekaligus menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia,” tutup Lim Chu Chong.
(*)







![[DANA] Foto 1b - Penganugerahan SisBerdaya & DisBerdaya 2026.jpg](https://juranews.id/wp-content/uploads/2026/07/DANA-Foto-1b-Penganugerahan-SisBerdaya-DisBerdaya-2026.jpg-300x178.jpeg)








Komentar