SINGAPURA, JURANEWS.ID – DBS mengumumkan serangkaian perubahan kepemimpinan senior di kawasan Asia. Sejumlah posisi strategis di DBS Hong Kong, Taiwan, dan Indonesia akan diisi oleh para pemimpin yang berasal dari internal organisasi.
Perubahan tersebut diumumkan DBS pada Kamis (13/8/2026), seiring dengan rencana berakhirnya masa tugas eksekutif Sebastian Paredes, Head of North Asia sekaligus CEO DBS Hong Kong.
Paredes yang telah berkarier selama 16 tahun di DBS akan memasuki masa pensiun efektif 1 Maret 2027. Setelah pensiun, ia tetap akan mendukung DBS sebagai Senior Advisor.
Dalam rangkaian suksesi tersebut, Ng Sier Han, yang saat ini menjabat CEO DBS Taiwan, akan ditunjuk sebagai CEO DBS Hong Kong mulai 1 Maret 2027.
Sementara itu, Lim Chu Chong, Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, akan menempati posisi CEO DBS Taiwan efektif 1 Januari 2027.
Adapun posisi Presiden Direktur DBS Indonesia selanjutnya akan diisi Adrian Chai, Managing Director di Institutional Banking Group (IBG). Chai dijadwalkan mulai menjalankan tugas tersebut pada 1 Desember 2026, dengan tetap tunduk pada persyaratan dan persetujuan regulator yang berlaku.
Rekam Jejak Pemimpin Baru DBS
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari strategi DBS untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan sekaligus mengembangkan talenta dari dalam organisasi.
Ng Sier Han telah menjabat sebagai CEO DBS Taiwan sejak 2023. Ia memimpin proses integrasi bisnis konsumer Citi yang memperkuat posisi DBS sebagai bank asing terbesar di Taiwan.
Di bawah kepemimpinannya, DBS Taiwan mencatatkan laba bersih rekor sebesar SGD410 juta pada 2025. DBS Taiwan juga memperoleh penghargaan Euromoney sebagai Best International Bank in Taiwan selama dua tahun berturut-turut pada 2025 dan 2026.
Ng bergabung dengan DBS pada 2004 melalui program Management Associate. Selama lebih dari 20 tahun berkarier di DBS, ia pernah memegang sejumlah posisi strategis, termasuk Head of Financial Institutions Group.
Sementara itu, Lim Chu Chong telah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia sejak Agustus 2022.
Selama kepemimpinannya, DBS Indonesia mencatat pertumbuhan laba bersih dua digit pada 2025. Bank tersebut juga memperkuat posisi di segmen institutional banking, pembiayaan berkelanjutan, serta bisnis wealth management.
DBS Indonesia turut memperoleh penghargaan Euromoney sebagai Indonesia’s Best Digital Bank for Large Corporates pada 2025.
Lim memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di sektor perbankan dengan cakupan institutional banking, perbankan usaha kecil dan menengah, hingga perbankan konsumer.
Adrian Chai Disiapkan Pimpin DBS Indonesia
Adrian Chai bukan nama baru di lingkungan DBS. Ia saat ini merupakan Managing Director di Institutional Banking Group dan memiliki pengalaman dalam menangani berbagai sektor strategis.
Chai berperan dalam memperkuat bisnis IBG DBS pada sektor otomotif, pangan dan agribisnis, serta logam dan pertambangan.
Pada 2023, ia juga memimpin pembentukan IBG Foreign Direct Investment Desk yang diarahkan untuk menangkap peluang dari meningkatnya arus investasi asing ke Singapura dan kawasan ASEAN.
Sebelumnya, Chai pernah menjabat sebagai Head of Large Corporates DBS China pada 2013 hingga 2018.
Sebastian Paredes Tinggalkan Kursi Eksekutif
Di sisi lain, Sebastian Paredes akan mengakhiri masa tugasnya sebagai pemimpin eksekutif DBS setelah memimpin DBS Hong Kong sejak September 2010.
Selain menjadi CEO DBS Hong Kong, Paredes juga menjabat sebagai Chairman DBS China sejak April 2023 dan bertanggung jawab atas bisnis DBS di kawasan Asia Utara yang mencakup Hong Kong, Tiongkok Daratan, dan Taiwan.
Di bawah kepemimpinannya, DBS Hong Kong mencatatkan laba bersih tertinggi sebesar SGD1,61 miliar pada 2025.
Operasional DBS di kawasan Greater China di luar Hong Kong juga mencatat laba bersih tertinggi sebesar SGD791 juta pada tahun yang sama.
CEO DBS Tan Su Shan mengatakan, Paredes memiliki peran penting dalam mentransformasi DBS Hong Kong menjadi salah satu waralaba perbankan terdepan.
Menurutnya, pengalaman dan kepemimpinan Paredes turut memperkuat posisi DBS di Asia Utara sekaligus memperdalam hubungan dengan nasabah.
Tan juga menyambut positif penunjukan para pemimpin baru yang seluruhnya berasal dari internal DBS.
“Sebagai bukti kuatnya jajaran kepemimpinan yang kami miliki, kami dapat menunjuk suksesor Sebastian serta melakukan sejumlah penunjukan pemimpin senior lainnya dari internal DBS,” kata Tan Su Shan dalam keterangan resmi DBS, Kamis (13/8/2026).
Ia menilai Sier Han, Chu Chong, dan Adrian merupakan pemimpin berpengalaman yang memiliki pemahaman mendalam terhadap organisasi, hubungan kuat dengan nasabah, serta rekam jejak dalam menghasilkan kinerja.
Rangkaian pergantian tersebut menunjukkan strategi DBS dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memaksimalkan potensi talenta internal untuk memperkuat bisnis di kawasan Asia.
(*)










Komentar