Kegiatan yang berlangsung di Citywalk Pemalang, Sabtu (31/10/2026), tersebut diikuti 50 kontingen dan disaksikan ribuan masyarakat.
Sarung Goyor Wanarejan Utara keluar sebagai juara pertama kategori umum dengan nilai 876. Sementara itu, juara pertama kategori santri diraih Pondok Pesantren Al Hikmah Warungpring dengan nilai 825.
Plt Bupati Pemalang Nurkholes menyerahkan piala dan satu unit sepeda listrik kepada Kontingen Sarung Goyor Wanarejan Utara. Adapun penghargaan untuk juara pertama kategori santri diserahkan oleh Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo kepada Pondok Pesantren Al Hikmah Warungpring.
Usai kegiatan, Nurkholes mengatakan karnaval budaya tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Pemalang.
Menurutnya, kegiatan yang kembali digelar setelah delapan tahun ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para santri sekaligus upaya menghidupkan kembali kemeriahan peringatan Hari Santri.
Ia berharap para santri terus percaya diri dalam menuntut ilmu, baik di pesantren maupun lembaga pendidikan lainnya. Generasi muda dari kalangan pesantren dinilai memiliki peran penting dalam membangun bangsa yang kuat.
Nurkholes juga menilai karnaval budaya menjadi momentum mempererat kerja sama dan silaturahmi antara pemerintah, lembaga keagamaan, serta organisasi Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
Melalui semangat guyub rukun, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berkolaborasi membangun Kabupaten Pemalang.
Selain memperkuat kebersamaan, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjadi daya tarik wisata, serta menggerakkan perekonomian masyarakat.
Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara rutin, bahkan setiap bulan, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Panitia dari PCNU, Ismail, turut berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan dan mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah, masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan dan keagamaan di Kabupaten Pemalang.
Ia menilai Pemalang memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan secara baik dan berkelanjutan.
Persiapan Kontingen Sarung Goyor Capai Satu Bulan
Kebahagiaan juga dirasakan Kontingen Sarung Goyor Wanarejan Utara yang berhasil menjadi juara pertama kategori umum.
Ayu Rizki, perwakilan PT Rimatek dalam kontingen tersebut, mengaku senang dapat mengikuti karnaval budaya. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman sekaligus kesempatan untuk mengenal peserta dari berbagai kelompok.
Ia mengungkapkan, persiapan penampilan kontingen dilakukan selama satu bulan sebelum pelaksanaan karnaval.
Pada kategori umum, juara pertama diraih Kontingen Sarung Goyor Wanarejan Utara dengan nilai 876. Posisi kedua ditempati MWCNU Bodeh dengan nilai 760, sedangkan juara ketiga diraih Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang dengan nilai 740.
Sementara itu, pada kategori santri, Pondok Pesantren Al Hikmah Warungpring meraih juara pertama dengan nilai 825. Juara kedua diraih Pondok Pesantren Mislahul Muta’alimin Karangtengah Warungpring dengan nilai 767, dan juara ketiga ditempati Pondok Pesantren Nurul Athfal Ulujami dengan nilai 725.
Karnaval budaya tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, pimpinan organisasi Islam, serta panitia Hari Santri Nasional Kabupaten Pemalang.
(*)








Komentar