JURANEWS.ID, SEMARANG – Kereta Api (KA) 27 Muria tertemper orang di jalur hilir Kilometer 1+2, petak jalan antara Stasiun Semarang Poncol dan Stasiun Jerakah, Sabtu (7/11/2026) pukul 14.06 WIB.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan awak sarana perkeretaapian (ASP) KA Muria telah membunyikan semboyan 35 berulang kali sebagai bentuk peringatan sebelum kejadian.
Setelah insiden tersebut, KA 27 Muria melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jerakah. Langkah itu dilakukan untuk memeriksa rangkaian dan memastikan kondisi sarana kereta api.
KAI Daop 4 Semarang juga berkoordinasi dengan petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) di Stasiun Semarang Poncol dan Stasiun Jerakah, Jr.4.10 Semarang, serta unit pengamanan untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga Sabtu sore, penyebab kejadian dan dampaknya terhadap perjalanan kereta api lainnya masih dalam pemantauan serta koordinasi dengan petugas di lapangan.
“KAI Daop 4 Semarang turut prihatin atas kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan keselamatan di sekitar jalur kereta api,” ujar Luqman dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/11/2026).
Ia menegaskan, masyarakat dilarang beraktivitas di jalur kereta api karena kawasan tersebut merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta api.
KAI Daop 4 Semarang menyatakan terus mengupayakan pengaturan perjalanan agar operasional kereta api tetap berjalan aman dan lancar.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun keselamatan perjalanan kereta api.
(*)








Komentar