SEMARANG, JURANEWS.ID – Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan melakukan studi banding ke Kota Semarang untuk melihat penerapan digitalisasi pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan sektor perparkiran.
Kunjungan tersebut berlangsung di kawasan Jalan Depok, Kota Semarang, Kamis (17/9/2026), dan diterima oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BI Sumatera Selatan mempelajari berbagai inovasi dan pemanfaatan teknologi digital yang dikembangkan Pemerintah Kota Semarang dalam mendukung pelayanan publik.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan BI Sumatera Selatan melakukan observasi sekaligus berdiskusi dengan jajaran Dishub Kota Semarang mengenai penerapan sistem digital pada layanan perparkiran.
Pertukaran pengalaman turut membahas bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan parkir sekaligus mendorong pelayanan publik yang lebih transparan dan terintegrasi.
Kepala Bidang Parkir Dishub Kota Semarang, Andreas Caturady, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk saling bertukar informasi dan pengalaman terkait inovasi digital dalam pelayanan masyarakat.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk saling bertukar informasi dan pengalaman mengenai digitalisasi, khususnya dalam pengelolaan parkir. Kami berharap apa yang menjadi inovasi di Kota Semarang dapat menjadi bahan pembelajaran dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan,” ujar Andreas.
Inovasi Digital Perlu Disesuaikan dengan Daerah
Menurut Andreas, penerapan digitalisasi dalam pelayanan publik tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang sama di setiap daerah.
Penyesuaian tetap diperlukan dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masing-masing daerah.
Karena itu, pertukaran pengalaman antardaerah dinilai dapat menjadi referensi dalam mengembangkan sistem pelayanan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui studi banding tersebut, BI Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Semarang diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan serta membuka peluang kerja sama dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik.
Digitalisasi di sektor perparkiran diharapkan tidak hanya mendukung efisiensi pengelolaan layanan, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan terintegrasi.
(*)










Komentar