JAKARTA, JURANEWS.ID – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menggelar CIMB Niaga Business Summit 2026 bertema “Vision Made Possible” di Jakarta, Jumat (16/10/2026). Forum ini mempertemukan nasabah korporasi, pemimpin bisnis lintas sektor, regulator, investor, dan praktisi untuk membahas strategi menghadapi dinamika ekonomi serta mendorong pertumbuhan usaha berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, CIMB Niaga juga memperkenalkan OCTOBIZ, platform digital business banking yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan transaksi domestik maupun internasional, sekaligus mendukung efisiensi operasional perusahaan.
Direktur Business Banking CIMB Niaga, Rusly Johannes, mengatakan dunia usaha menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan ekonomi global dan perilaku pasar hingga perkembangan teknologi serta tuntutan efisiensi operasional.
Menurutnya, perusahaan perlu terus beradaptasi dan menyusun strategi yang tepat agar mampu mempertahankan daya saing sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan baru.
“Melalui CIMB Niaga Business Summit 2026, kami ingin menghadirkan ruang bagi para pelaku bisnis untuk bertukar wawasan, memperluas jaringan, dan membangun kolaborasi yang dapat membantu menghadapi berbagai dinamika bisnis saat ini,” ujar Rusly.
Ia menambahkan, tema Vision Made Possible mencerminkan komitmen CIMB Niaga untuk mendampingi nasabah tidak hanya ketika bisnis berkembang, tetapi juga dalam mencari solusi dan membuka peluang baru demi pertumbuhan berkelanjutan.
Bahas Ekonomi Global hingga Pemanfaatan Teknologi AI
CIMB Niaga Business Summit 2026 menghadirkan sejumlah agenda, termasuk Economic Insights yang membahas perkembangan ekonomi dan faktor-faktor yang memengaruhi arah dunia usaha.
Forum ini juga menyediakan ruang Networking & Learning Among Industry Leaders untuk mempertemukan pemimpin bisnis dari berbagai sektor dalam pertukaran pengalaman, gagasan, dan peluang kolaborasi.
Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), strategi pendanaan untuk ekspansi, pengelolaan transaksi dan likuiditas, konektivitas sistem dan rantai pasok, hingga keberlanjutan serta pengelolaan kekayaan (wealth management).
Para pembicara yang hadir antara lain Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2018–2023 Dody Budi Waluyo, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun, serta Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Cahyo Purnomo.
Hadir pula Managing Director & Head of Technology Accenture Indonesia Retno Kusumawati dan President Director Artajasa Haryati Lawidjaja, bersama sejumlah pemimpin industri lainnya.
Rusly berharap forum tersebut dapat membantu peserta memperoleh perspektif yang relevan untuk memperkuat operasional, memanfaatkan teknologi, mengelola risiko, serta mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat.
Dalam rangkaian acara, CIMB Niaga juga menggelar Recognition Awards sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah perusahaan dan pelaku bisnis yang dinilai berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri di Indonesia.
Selain menjadi forum pertukaran wawasan, Business Summit 2026 menjadi momentum bagi CIMB Niaga untuk memperkenalkan pengembangan platform OCTOBIZ.
Platform digital business banking ini dirancang untuk membantu nasabah bisnis dan korporasi mengelola transaksi yang kompleks secara lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi.
Pengembangan OCTOBIZ dilatarbelakangi meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap layanan transaksi yang cepat dan aman, pengelolaan arus kas, pemantauan likuiditas secara waktu nyata (real-time), serta dukungan dalam pengambilan keputusan bisnis.
Sebagai evolusi dari BizChannel@CIMB, OCTOBIZ tetap menyediakan kapabilitas transaksi dan pengelolaan likuiditas, sekaligus menghadirkan sejumlah fitur baru.
Fitur tersebut meliputi Multi Debit, FX Booking yang memungkinkan nasabah memperoleh nilai tukar khusus secara langsung melalui platform, serta Virtual Account Management.
CIMB Niaga juga memperkenalkan pengembangan ekosistem OCTOBIZ melalui solusi Supply Chain Financing dan Tagih.id untuk membantu pengelolaan penagihan (invoicing) serta rantai pasok bisnis secara lebih terintegrasi.
Head of Transaction Banking CIMB Niaga, Joni Hermanto, mengatakan digitalisasi pengelolaan keuangan menjadi langkah penting bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pertumbuhan jangka panjang.
“Melalui OCTOBIZ, kami ingin membantu nasabah mengelola kebutuhan perbankan dan operasional bisnisnya secara lebih mudah, cerdas, dan produktif. Tidak hanya untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari, tetapi juga membantu mereka menangkap berbagai peluang pertumbuhan, baik di pasar domestik maupun regional,” kata Joni.
CIMB Niaga menyebut OCTOBIZ kini menjangkau semakin banyak nasabah dari segmen korporasi, komersial, dan institusi keuangan. Perluasan kapabilitas platform tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin beragam.
Ke depan, CIMB Niaga berencana terus mengembangkan OCTOBIZ dan solusi digital lainnya agar dapat mendukung kebutuhan transaksi serta pengelolaan keuangan nasabah.
Rusly menegaskan, pengembangan layanan perbankan perlu berjalan beriringan dengan penyediaan ruang kolaborasi yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh wawasan dan membangun jaringan.
Melalui CIMB Niaga Business Summit dan pengembangan OCTOBIZ, perseroan berharap dapat memperkuat dukungan bagi perusahaan dalam menghadapi perubahan pasar, meningkatkan daya saing, dan menangkap peluang pertumbuhan secara berkelanjutan.







![Foto 2 Dalam talkshow kolaborasi menu spesial Go! Go! CURRY! bersama Chef Willgoz [Ki-Ka] - Chef Willgoz dan Sarah Merci](https://juranews.id/wp-content/uploads/2026/09/Foto-2-Dalam-talkshow-kolaborasi-menu-spesial-Go-Go-CURRY-bersama-Chef-Willgoz-Ki-Ka-Chef-Willgoz-dan-Sarah-Merci-300x178.jpeg)

![[DBS] Foto 1 - Ilustrasi DBS](https://juranews.id/wp-content/uploads/2026/09/DBS-Foto-1-Ilustrasi-DBS-300x178.jpg)




Komentar