TANGERANG, JURANEWS.ID – Rumah yang terlihat rapi belum tentu praktis digunakan seluruh anggota keluarga. Barang seperti kunci kendaraan, remote televisi, perlengkapan sekolah, hingga koleksi pribadi bisa sulit ditemukan jika tidak memiliki tempat penyimpanan yang jelas.
Melihat persoalan tersebut, IKEA Indonesia membagikan sejumlah tips penataan penyimpanan agar rumah tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga memudahkan penghuni mengambil dan mengembalikan barang setelah digunakan.
Dalam IKEA Store & Organise Report 2026, sebanyak 38 persen responden mengaku membiarkan barang tidak dibereskan sendiri dengan harapan orang lain akan mengurusnya. Sementara itu, 68 persen rumah tangga yang disurvei memiliki laci atau kotak berisi berbagai barang tanpa tempat penyimpanan khusus.
Riset global yang dilakukan YouGov terhadap 31.488 responden di 31 negara itu menyoroti dua persoalan utama, yakni kebiasaan membereskan barang dan cara mengatur penyimpanan di rumah.
Interior Design Leader IKEA Indonesia, Alfinda Krista Rahardyana, mengatakan penataan penyimpanan perlu mempertimbangkan cara barang diambil dan dikembalikan, bukan hanya kapasitas rak atau lemari.
Menurutnya, lokasi dan jenis penyimpanan perlu disesuaikan dengan aktivitas serta kebutuhan penghuni agar membereskan barang menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
1. Sediakan Tempat Khusus untuk Barang di Dekat Pintu Masuk
Kunci kendaraan, kartu akses, kacamata, dan aksesori kecil sering berpindah tempat setelah digunakan. Menyediakan tempat khusus di dekat pintu masuk dapat membantu anggota keluarga menyimpan barang-barang tersebut secara konsisten.
IKEA menawarkan solusi melalui koleksi SKÅDIS, berupa papan berlubang yang dapat dilengkapi pengait, wadah, dan klip. Kunci bisa digantung, sedangkan kartu akses dan perlengkapan kecil lainnya dapat ditempatkan dalam wadah yang mudah dijangkau.
Sistem tersebut juga dapat dimanfaatkan di sudut hobi, ruang kerja, maupun area penyimpanan perkakas ringan sesuai kebutuhan.
2. Pisahkan Barang Berdasarkan Fungsinya
Ruang keluarga sering menjadi tempat berkumpulnya buku, permainan, perlengkapan sekolah, dan koleksi pribadi. Jika seluruhnya diletakkan tanpa pembagian, barang akan lebih sulit dicari dan dikembalikan.
Koleksi KALLAX dapat menjadi salah satu pilihan untuk membagi penyimpanan melalui kompartemen terbuka yang dapat dilengkapi kotak, laci, atau sisipan kompatibel.
Rak ini juga dapat digunakan sebagai pembatas antara dua area dalam satu ruangan. Namun, ukuran dan posisinya perlu diperhatikan agar tidak mengganggu jalur berjalan serta aktivitas penghuni.
3. Simpan Koleksi Pribadi Tanpa Memenuhi Ruangan
Buku favorit, album foto, mainan koleksi, dan barang kenangan tidak selalu harus disembunyikan. Sebagian dapat dipajang, sedangkan lainnya disimpan di tempat yang lebih tertutup.
Seri BILLY dari IKEA tersedia dalam berbagai ukuran dan dapat digunakan untuk menyimpan buku, album foto, serta koleksi lainnya sesuai kapasitas rak.
Untuk barang yang ingin tetap terlihat sekaligus lebih terlindungi dari debu, pengguna dapat mempertimbangkan pilihan pintu kaca OXBERG yang kompatibel. Sementara itu, pintu panel dapat digunakan untuk menyimpan barang yang tidak perlu dipajang.
4. Sesuaikan Kabinet dengan Kebutuhan Ruangan
Area televisi biasanya menampung berbagai barang, mulai dari remote, konsol permainan, aksesori elektronik, hingga dekorasi. Karena itu, kombinasi penyimpanan terbuka dan tertutup dapat membantu menjaga area tetap teratur.
Sistem modular BESTÅ menyediakan pilihan rangka, pintu, laci, dan rak yang dapat dikombinasikan sesuai kebutuhan serta kondisi ruangan.
Sebelum memilih, penghuni disarankan mengukur area penempatan dan memperhitungkan ruang untuk membuka pintu kabinet atau menarik laci. Kapasitas penyimpanan juga perlu disesuaikan dengan jenis barang yang akan disimpan.
5. Gunakan Kotak dan Pengatur untuk Barang Kecil
Rak dan lemari berukuran besar tidak otomatis memudahkan pencarian jika isinya bercampur. Kabel pengisi daya, baterai, alat tulis, dokumen, dan perlengkapan kecil lainnya sebaiknya dikelompokkan berdasarkan jenis serta ukuran.
IKEA menyediakan sejumlah pilihan pengatur penyimpanan, seperti KUGGIS untuk kotak dengan penutup, DRÖNA untuk kotak penyimpanan berbahan tekstil, serta SAMLA untuk kotak transparan dalam berbagai ukuran.
Sementara itu, UPPDATERA dan pilihan baki dapat digunakan untuk membantu memisahkan barang di dalam laci.
Sebelum membeli kotak atau pengatur, penghuni sebaiknya mengukur bagian dalam rak dan laci agar wadah mudah dimasukkan, diambil, dan digunakan.
Perhatikan Ruang Gerak Sebelum Membeli Furnitur
Selain menentukan jenis penyimpanan, kenyamanan penggunaan juga perlu diperhatikan. Ukuran lemari yang sesuai dengan ruang kosong belum tentu membuat aktivitas sehari-hari nyaman jika pintunya berbenturan dengan furnitur lain atau laci tidak dapat ditarik sepenuhnya.
Alfinda menyarankan agar penghuni memperhitungkan ruang di sekitar furnitur, termasuk area untuk membuka pintu dan bergerak saat mengambil barang.
IKEA Indonesia menyediakan beragam pilihan rak, kabinet, penyimpanan dinding, serta kotak pengatur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah.
Anggota IKEA Family juga dapat menikmati potongan harga 20 persen untuk pilihan produk BESTÅ dan 15 persen untuk pilihan produk BILLY. Penawaran tersebut berlaku hingga 3 Januari 2027 atau selama persediaan masih tersedia, sesuai ketentuan masing-masing produk.
Informasi lebih lanjut mengenai produk, inspirasi penataan, dan penawaran dapat diakses melalui situs resmi IKEA Indonesia di www.ikea.co.id, aplikasi, serta kanal media sosial resminya.
(*)








Komentar