DANA dan KKP Bersihkan Pantai Bali, 317 Kilogram Sampah Berhasil Dikumpulkan Demi Masa Depan Laut Indonesia

Aksi kolaborasi DANA dan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Pantai Petitenget menjadi bagian dari Road to Ocean Impact Summit 2026 sekaligus memperkuat komitmen Blue Economy dan gerakan laut bebas sampah.

JURANEWS.ID, BALI – Komitmen menjaga kelestarian laut Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. DANA bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar aksi konservasi pesisir bertajuk “Turn the Tide: Waste to Waves, Langkah Kecil yang Terkumpul, Akan Membawa Gelombang Perubahan yang Besar” di Pantai Petitenget, Bali, Minggu (14/6/2026).

 

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Road to Ocean Impact Summit (OIS) 2026 tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 317,3 kilogram sampah dari kawasan pesisir pantai.

 

Aksi bersih pantai ini juga digelar dalam rangka memperingati World Ocean Day dan Coral Triangle Day yang diperingati setiap bulan Juni. Kegiatan melibatkan komunitas lokal, mahasiswa, masyarakat setempat, hingga karyawan DANA sebagai bentuk kolaborasi nyata menjaga ekosistem laut Indonesia.

 

Director of Communications DANA Indonesia, Olavina Harahap, mengatakan bahwa teknologi dan inovasi digital harus berjalan seiring dengan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

 

“Kami percaya teknologi memiliki peran penting dalam mendukung gaya hidup yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Namun, setiap inovasi yang dilakukan harus berjalan beriringan dengan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan dan masa depan bersama, sehingga kita dapat bersama-sama mewujudkan target Blue Economy di Tanah Air,” ujar Olavina Harahap.

 

KKP Dorong Kolaborasi untuk Laut Bebas Sampah

 

Kementerian Kelautan dan Perikanan menilai kerja sama dengan DANA menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan laut.

 

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara, mengapresiasi komitmen DANA dalam mendukung berbagai program keberlanjutan yang selaras dengan agenda pemerintah.

 

“Kami mengapresiasi komitmen DANA terhadap isu keberlanjutan. Ke depan, kami berharap DANA dapat memperluas kontribusinya dalam mendukung pelestarian bahari Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan tujuan bersama tersebut demi masa depan laut Indonesia yang lebih berkelanjutan,” kata Koswara.

 

Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan program Laut Sehat Bebas Sampah (LAUT SEBASAH) yang saat ini terus dikembangkan KKP guna mengurangi pencemaran laut akibat sampah dan limbah pesisir.

 

Deklarasi Zero Waste di Pantai Petitenget

 

Selain aksi bersih pantai, kegiatan ini juga diwarnai dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen Zero Waste untuk mewujudkan kawasan Pantai Petitenget yang bebas sampah.

 

Penandatanganan dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari perwakilan pemerintah, pelaku usaha, pengelola sampah, pelaku ekonomi sirkular, hingga perwakilan masyarakat setempat.

 

Komitmen tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya praktik bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan ekosistem pesisir.

 

Ocean Buddy Ajak Pengguna DANA Ikut Jaga Laut

 

Pada kesempatan yang sama, DANA kembali menggaungkan program edukasi digital Ocean Buddy yang memungkinkan pengguna aplikasi berpartisipasi dalam upaya konservasi laut Indonesia.

 

Ocean Buddy merupakan fitur permainan interaktif dalam aplikasi DANA yang mendukung perlindungan hiu paus di Indonesia. Sejak diluncurkan pada Oktober tahun lalu, program ini telah diikuti lebih dari 13 juta pengguna DANA.

 

Melalui program tersebut, masyarakat diajak memahami pentingnya menjaga ekosistem laut melalui pendekatan yang edukatif dan mudah diakses melalui platform digital.

 

Ocean Impact Summit 2026 Perkuat Blue Economy

 

Ocean Impact Summit (OIS) merupakan forum internasional yang mempertemukan para pemimpin, pelaku industri, akademisi, dan pemangku kepentingan global untuk mendorong pengembangan Blue Economy melalui inovasi dan kolaborasi berkelanjutan.

 

Forum ini bertujuan memperkuat kebijakan, investasi, serta kemitraan lintas sektor guna mendukung target perubahan iklim global dan agenda United Nations Decade of Ocean Science.

 

Selain itu, DANA juga terus memperkuat komitmen keberlanjutan melalui transformasi digital. Berdasarkan Sustainability Report 2024, setiap transaksi digital melalui aplikasi DANA hanya menghasilkan emisi sekitar 0,14 gram CO₂e atau sekitar tiga persen dari emisi rata-rata satu email yang mencapai empat gram CO₂e.

 

Melalui berbagai inisiatif tersebut, DANA dan KKP berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam menjaga laut Indonesia sekaligus mendukung terwujudnya ekonomi biru yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

 

(*)

Komentar