JURANEWS.ID, KENDAL – Kendal Tornado FC kembali mendapat sorotan setelah penjaga gawang mudanya, Er Deva Aulia Egon, resmi masuk dalam skuad final Timnas Indonesia U-20 yang dipersiapkan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Kiper berusia 19 tahun tersebut menjadi salah satu pemain yang dipanggil pelatih Nova Arianto untuk memperkuat Garuda Muda dalam babak kualifikasi yang berlangsung di Laos pada 31 Agustus hingga 6 September 2026.
Pemanggilan Deva menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kendal Tornado FC. Sebelumnya, Deva direkrut klub untuk memenuhi kebutuhan slot pemain sesuai regulasi.
Namun, potensi penjaga gawang muda tersebut kemudian mendapat perhatian dari tim pelatih Timnas Indonesia U-20.
Pelatih kiper Kendal Tornado FC, Joice Sorongan, mengaku bangga melihat Deva mendapatkan kesempatan mengenakan seragam Garuda Muda.
“Awalnya kami merekrut Deva untuk mengisi satu pos sesuai regulasi. Ternyata Timnas Indonesia membutuhkan dia. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kami,” kata Joice, Sabtu (29/8/2026).
Joice mengungkapkan, dirinya telah melihat potensi Deva sebelum sang pemain bergabung dengan Kendal Tornado FC.
Bahkan, ia mengaku pernah merekomendasikan Deva kepada manajemen klub karena menilai sang kiper memiliki prospek untuk berkembang menjadi penjaga gawang berkualitas.
“Saya sudah memprediksi kualitas Deva sebelum dia bergabung. Saya sampaikan kepada manajemen bahwa saya ingin mendorong dia sebagai kiper untuk memenuhi regulasi karena potensinya,” ujarnya.
Namun, agenda Deva yang bersamaan dengan kebutuhan Timnas Indonesia membuat sang pemain belum dapat bergabung penuh dengan Kendal Tornado FC sebelumnya.
Joice: Deva Layak Memperkuat Timnas Indonesia
Menurut Joice, pemanggilan Deva ke Timnas Indonesia U-20 menunjukkan kualitas pemain tersebut mulai mendapat perhatian di level nasional.
Ia pun mendukung penuh keputusan pemanggilan tersebut.
“Dia sangat layak untuk Timnas. Kalau memang Timnas lebih membutuhkan, tentu kami support,” kata Joice.
Joice berharap kesempatan bersama Timnas Indonesia U-20 tidak hanya menjadi pengalaman, tetapi juga menjadi momentum bagi Deva untuk membuktikan kualitasnya.
Ia meminta sang pemain bekerja keras dan menunjukkan bahwa pemanggilan tersebut didasarkan pada kemampuan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan jumlah pemain.
“Harapan saya, di Timnas dia bisa bekerja keras dan menunjukkan kualitasnya. Dia harus membuktikan bahwa dirinya dipanggil karena kualitas,” tuturnya.
“Semoga semakin bagus dan mendapat pengalaman serta pembelajaran yang baik di sana,” imbuh Joice.
Pemanggilan Er Deva Aulia Egon menjadi tambahan motivasi bagi Kendal Tornado FC dalam mengembangkan pemain muda.
Klub berharap pengalaman Deva bersama Timnas Indonesia U-20 dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertandingnya.
Setelah menjalani agenda bersama Garuda Muda, Deva diharapkan kembali ke klub dengan pengalaman baru dan semakin siap bersaing di level kompetisi profesional.
(*)
















Komentar