JURANEWS.ID, SEMARANG – Komunitas wartawan pencinta sepak bola Jurnalis FC Semarang memasuki usia keempat pada Agustus 2026.
Peringatan hari jadi tahun ini tidak hanya diisi dengan pertandingan persahabatan antarjurnalis, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan sepak bola usia dini.
Mengusung tema “4 Ever on The Field”, seremoni HUT ke-4 Jurnalis FC Semarang digelar di Kick Off Arena Mini Soccer, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut dikemas melalui fun mini soccer yang diikuti para jurnalis yang bertugas di wilayah Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Salatiga. Para peserta kemudian dibagi menjadi lima tim.
Yang menarik, perayaan tahun ini juga diramaikan mini turnamen yang melibatkan empat sekolah sepak bola (SSB).
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Jurnalis FC Semarang untuk ikut mendorong perkembangan sepak bola usia dini, khususnya di Kota Semarang dan sekitarnya.
PWI Jateng Apresiasi Jurnalis FC
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, mengapresiasi kegiatan yang digelar Jurnalis FC Semarang.
Menurut Iwan Kelana, olahraga tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran para jurnalis, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi.
“Dengan olahraga kegiatan semacam ini juga mampu menjadi ajang silaturahmi, kumpul dan guyub dengan para mitra media dan narasumber,” katanya.
Ketua Jurnalis FC Semarang, Budi Arista, mengatakan organisasi tersebut kini telah memasuki usia empat tahun.
Dalam dua tahun terakhir, Jurnalis FC Semarang secara konsisten melibatkan SSB dalam kegiatan peringatan hari jadinya.
Menurut Budi, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi memberikan manfaat nyata bagi perkembangan pemain muda.
“Semoga dari kegiatan ini bisa membantu SSB di Semarang untuk tumbuh berkembang, dan misi Jurnalis FC ikut serta melakukan pembinaan atlet usia dini akan terwujud di masa yang akan datang,” ujarnya.
Ketua Panitia HUT ke-4 Jurnalis FC Semarang, Mushonifin, menjelaskan mini turnamen tahun ini melibatkan empat SSB dengan peserta kelompok usia atau KU-10.
“Peserta berasal dari kelompok usia 10 tahun dari Semarang dan sekitarnya. Harapannya bisa menjadi ajang pembinaan dan mencari bibit pemain sepak bola untuk Semarang, ataupun Indonesia,” katanya.
Menurutnya, pertandingan usia dini bukan hanya soal mengejar kemenangan. Kompetisi menjadi ruang bagi anak-anak untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengasah kemampuan dan mental.
Pelatih SSB Tugu Muda, Suwarto, menilai kegiatan tersebut memiliki nilai penting bagi perkembangan karakter dan bakat pemain muda.
“Kegiatan ini bukan hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar bertanding dan berkembang,” ujarnya.
Suwarto berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap tahun dengan jumlah peserta yang lebih banyak.
Menurutnya, kompetisi usia dini menjadi salah satu bagian penting dalam membangun fondasi sepak bola Kota Semarang.
“Cara ini bisa menjadi cambuk tim lain berkembang, menjadi pupuk agar sepak bola Semarang lebih bangkit lagi,” tambahnya.
Hal senada disampaikan pelatih Persiba Bandungrejo, Dwi Teguh Rahmanto.
Ia mengaku bersyukur timnya mendapat kesempatan mengikuti mini turnamen HUT ke-4 Jurnalis FC Semarang.
“Kami dari Persiba Bandungrejo sangat berterima kasih karena bisa diikutsertakan dalam kegiatan ini. Kegiatan ini sangat membantu anak-anak SSB kami untuk meraih jam terbang yang lebih banyak,” kata Dwi.
Menurutnya, pengalaman bertanding tidak selalu bisa diperoleh hanya melalui latihan.
Melalui kompetisi, anak-anak dapat belajar menghadapi lawan, mengelola emosi, bekerja sama dengan rekan setim, serta merasakan atmosfer pertandingan secara langsung.
Peringatan HUT ke-4 Jurnalis FC Semarang juga mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Dukungan tersebut antara lain berasal dari PT KAI Daop 4 Semarang, Bank Syariah Indonesia (BSI), Paradise Indonesia, SMC RS Tlogorejo, Gojek (GOTO), dan Pertamina Patra Niaga.
Selain itu, dukungan juga datang dari Alfamart, PT Alimdo Ampuh Abadi, Dewangga Lil Haj Wal Umroh, DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara, Immoderma, PDAM Tirta Moedal, Ditlantas Polda Jateng, Libas Polrestabes Semarang, Kendal Tornado FC, Dinas Perdagangan Kota Semarang, BPJS Kesehatan, Kajati Jateng, Kokola, Astra Motor, Linggar Jati, Realtimes.id, dan Lingkar.co.
Sejumlah hotel dan pelaku usaha hospitality juga turut memberikan dukungan, di antaranya Mahima Hotel, Radja Hotel, Nusatu by Artotel, Hotel Aruss Semarang, Aston Inn Pandanaran, Up Peak Hotel, Louis Kienne Hotel Pandanaran, Metro Park View Hotel, Gets Premiere Semarang, Rooms Inc Semarang, BSB Village by Arya Group, serta Red Lips Karaoke.
Peringatan HUT ke-4 tersebut diharapkan menjadi momentum bagi Jurnalis FC Semarang untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai wadah olahraga bagi wartawan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pembinaan sepak bola usia dini di Kota Semarang.
(*)















Komentar