JURANEWS.ID, JAKARTA – Kabar duka menyelimuti dunia politik dan bisnis Indonesia. Rachmat Gobel, anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, mantan Menteri Perdagangan, sekaligus Chairman Gobel Group, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari di Jakarta dalam usia 63 tahun.
Kabar wafatnya Rachmat Gobel telah dikonfirmasi oleh sejumlah pihak, termasuk Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, yang menyampaikan belasungkawa atas kepergian tokoh nasional tersebut.
Menurut informasi yang disampaikan, Rachmat Gobel mengembuskan napas terakhir pada pukul 03.20 WIB di Jakarta.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan, sebelum diberangkatkan ke Gorontalo untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga memohon doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta memohon maaf atas segala kekhilafan semasa hidupnya.
Jejak Panjang di Dunia Bisnis dan Politik
Rachmat Gobel dikenal sebagai salah satu tokoh nasional yang memiliki kiprah panjang di dunia industri, pemerintahan, dan politik.
Ia merupakan generasi kedua keluarga pendiri Gobel Group, perusahaan yang kemudian berkembang menjadi salah satu pelaku utama industri elektronik nasional melalui kemitraan dengan Panasonic.
Selain aktif di dunia usaha, Rachmat Gobel juga dipercaya menjabat Menteri Perdagangan Republik Indonesia pada periode 2014–2015.
Setelah itu, ia melanjutkan pengabdiannya di dunia politik sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Gorontalo melalui Partai NasDem dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Meninggalkan Istri dan Dua Anak
Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta masyarakat Indonesia.
Almarhum meninggalkan istri tercinta, Retno Damayanti, dua orang anak, Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, beserta cucu-cucu dan keluarga besar.
Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh politik, dunia usaha, hingga masyarakat yang mengenal kiprah dan dedikasinya dalam mendorong kemajuan industri nasional serta pembangunan, khususnya di Gorontalo.
Kepergian Rachmat Gobel menjadi kehilangan besar bagi Indonesia. Sosoknya dikenang sebagai pemimpin yang aktif mendorong inovasi industri, memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan Jepang, serta mengabdikan diri dalam dunia politik dan pelayanan publik.
(*)















Komentar