JURANEWS.ID, KENDAL – Kendal Tornado FC bakal menjalani ujian penting dalam masa persiapan menghadapi kompetisi. Tim besutan pelatih Stefan Keeltjes akan menantang PSS Sleman dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (8/8/2026) pukul 18.30 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian launching tim PSS Sleman sekaligus momentum bagi Kendal Tornado FC untuk mengukur perkembangan skuad setelah menjalani tiga pekan latihan.
Bukan sekadar mencari kemenangan, laga kontra tim yang berlaga di Super League tersebut dimanfaatkan Stefan Keeltjes untuk menguji mental, fisik, hingga pemahaman taktikal para pemainnya.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, menjelaskan tiga pekan awal persiapan tim lebih banyak difokuskan pada peningkatan kondisi fisik pemain serta pembentukan prinsip-prinsip dasar permainan.
Memasuki pekan keempat, tim mulai meningkatkan porsi latihan pada aspek taktikal.
“Uji coba melawan PSS ini menjadi bagian dari program latihan di minggu keempat. Tiga minggu sebelumnya kami lebih banyak fokus pada fisik dan prinsip-prinsip bermain. Baru minggu keempat ini kami mulai masuk ke aspek taktikal,” ujar Stefan, Jumat (7/8/2026).
Hadapi Tim Super League, Mental Pemain Jadi Perhatian
Stefan menilai pertandingan menghadapi PSS Sleman menjadi kesempatan berharga untuk melihat sejauh mana karakter permainan yang telah dibangun selama masa persiapan.
Terlebih, Kendal Tornado FC akan menghadapi tim dengan pengalaman kompetisi di level Super League dan bermain di hadapan penonton.
“Saya pikir ini bagus karena kami menghadapi tim Super League yang memiliki kualitas pemain sangat baik,” katanya.
Menurut Stefan, ada sejumlah aspek yang ingin diamatinya dalam pertandingan tersebut. Selain kondisi fisik, pelatih asal Belanda itu ingin melihat bagaimana pemain mampu menerapkan karakter permainan yang selama ini dibangun dalam sesi latihan.
“Yang ingin saya lihat adalah bagaimana karakter yang sudah dibentuk selama tiga minggu terakhir, bagaimana kondisi fisik mereka, serta bagaimana mental pemain saat menghadapi tim Liga 1 dan bermain di hadapan penonton,” paparnya.
Bukan Mengejar Hasil, Stefan Fokus Evaluasi Pemain
Meski menghadapi tim dengan level kompetisi lebih tinggi, Stefan menegaskan hasil akhir bukan menjadi prioritas utama Kendal Tornado FC.
Laga tersebut diposisikan sebagai bagian dari proses evaluasi untuk mengetahui sejauh mana materi latihan bisa diterapkan ketika pemain berada dalam situasi pertandingan sebenarnya.
“Soal hasil saya tidak terlalu memikirkan. Yang lebih penting adalah melihat hasil kerja keras mereka selama tiga minggu ini, terutama perkembangan dari sisi fisik,” jelasnya.
Stefan menyebut perkembangan kondisi fisik skuad secara umum menunjukkan tren positif. Namun, sejumlah pemain yang baru bergabung masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi terbaik.
Sistem Permainan Masih Terus Dimatangkan
Selain fisik dan mental, aspek taktikal juga menjadi pekerjaan rumah Kendal Tornado FC.
Stefan mengakui para pemain masih dalam proses beradaptasi dengan sistem permainan yang diterapkan tim. Karena itu, pembenahan dilakukan secara bertahap melalui latihan di lapangan maupun penjelasan menggunakan tactical board.
“Kami masih banyak melakukan pembenahan di aspek taktikal. Para pemain baru menggunakan sistem permainan ini sehingga membutuhkan proses, mulai dari coaching di lapangan hingga penjelasan melalui tactical board,” tegasnya.
Ia optimistis pemahaman pemain terhadap sistem permainan akan terus meningkat seiring bertambahnya intensitas latihan dan pertandingan uji coba.
“Saya yakin seiring waktu mereka akan semakin memahami dan berkembang,” pungkas Stefan.
Laga PSS Sleman kontra Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pun menjadi kesempatan untuk melihat sejauh mana hasil tiga pekan persiapan skuad Kendal Tornado FC, terutama ketika harus menghadapi lawan dengan kualitas dan atmosfer pertandingan yang lebih tinggi.
Caption Foto: Pemain Kendal Tornado FC saat menjalani game internal di Charlie Training Center, Boja, Kabupaten Kendal.
(*)
















Komentar