JURANEWS.ID, PEMALANG – Menghadapi musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama TNI dan Polri mulai memperkuat langkah mitigasi banjir. Salah satunya dengan melakukan normalisasi aliran kali di Desa Kauman, Kecamatan Comal, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari karya bakti dalam rangka HUT ke-81 TNI. Pelaksanaan di lapangan ditinjau langsung Plt. Bupati Pemalang Nurkholes, Dandim 0711/Pemalang Letkol Edy Wibowo, dan Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana.
Nurkholes mengatakan normalisasi kali dilakukan sebagai langkah antisipasi sebelum intensitas hujan meningkat. Aliran air yang kembali lancar diharapkan dapat mengurangi risiko genangan hingga banjir.
“Kita bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim melakukan pantauan kerja bakti karya bakti dalam rangka HUT TNI ke-81, salah satunya normalisasi kali di Kauman. Tujuannya menghadapi musim penghujan agar tidak terjadi banjir,” kata Nurkholes.
Tak Hanya Kauman, Kali Rawan Banjir Akan Dinormalisasi
Pemkab Pemalang berencana melanjutkan normalisasi ke sejumlah desa lain. Prioritas diberikan pada aliran sungai maupun kali yang dinilai memiliki potensi menyebabkan banjir.
Nurkholes mengatakan langkah tersebut merupakan upaya pencegahan agar kejadian banjir pada tahun sebelumnya tidak kembali terulang dengan dampak yang lebih besar.
“Desa-desa yang lainnya juga akan kita normalisasi. Kali-kali yang memang berpotensi banjir akan kita persiapkan, jangan sampai terjadi kebanjiran seperti tahun kemarin,” ujarnya.
Normalisasi menjadi salah satu bagian dari mitigasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama berbagai unsur untuk menghadapi ancaman banjir saat musim penghujan.
Dandim 0711/Pemalang Letkol Edy Wibowo mengatakan karya bakti tersebut menunjukkan sinergitas antara TNI, Polri, Pemkab Pemalang dan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar kegiatan yang dilakukan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan ini kita bekerja sama dengan Kabupaten Pemalang dan Polres. Ini wujud sinergitas TNI, Polri dan masyarakat sehingga kegiatan ini bisa berdampak kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menyebut wilayah Comal menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian karena memiliki riwayat banjir, khususnya kawasan utara yang juga menghadapi ancaman banjir rob.
Setelah normalisasi di Desa Kauman rampung, kegiatan serupa akan dilanjutkan ke lokasi lain yang dianggap memiliki potensi banjir.
Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan sekitar 20 personel gabungan Polres dan Polsek diterjunkan untuk mendukung kegiatan bersama TNI dan Pemkab Pemalang.
“Hari ini kami bersama Pemda dan Kodim dalam rangka HUT TNI ke-81 melaksanakan karya bakti. Salah satu kegiatannya adalah normalisasi karena wilayah utara ini, seperti kita lihat tahun kemarin, cukup luar biasa banjir robnya,” ungkap Rendy.
Selain normalisasi kali, rombongan juga meninjau kegiatan bersih-bersih di Masjid Nurul Huda Desa Kauman.
Plt. Bupati Pemalang bersama Dandim dan Kapolres kemudian mengunjungi Kelompok Bermain Bina Lestari serta berinteraksi dengan warga setempat.
Karya bakti tersebut diharapkan tidak hanya membantu memperlancar aliran air, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim penghujan.
Sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk melakukan pencegahan banjir sejak dini, terutama di wilayah yang memiliki riwayat banjir dan banjir rob.
(*)















Komentar