PEMALANG, JURANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Pemalang mengikuti rangkaian Sidang Tahunan MPR RI 2026 serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dari Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang, Jumat (14/8/2026).
Plt. Bupati Pemalang Nurkholes hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Martono, jajaran anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan BUMD, instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian agenda kenegaraan tersebut diikuti secara khidmat sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap arah kebijakan nasional.
Dua Agenda Penting Sidang Kenegaraan
Sidang berlangsung dalam dua sesi utama.
Sesi pertama adalah penyampaian Pidato Presiden RI Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026.
Selanjutnya, sesi kedua diisi dengan penyampaian Pengantar Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengakui masih terdapat sejumlah persoalan bangsa serta janji pemerintah yang belum dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
Namun, Presiden menegaskan pemerintah akan terus bekerja keras menyelesaikan berbagai persoalan tersebut dengan berpedoman pada kepentingan nasional dan kebutuhan masyarakat.
Prabowo Ungkap Empat Pedoman Utama Pemerintah
Presiden menyampaikan bahwa sejumlah persoalan yang selama puluhan tahun dianggap rumit mulai dapat ditangani melalui keberanian mengambil keputusan, kerja keras, ketulusan, kehendak yang jelas, serta gotong royong seluruh unsur bangsa.
Prabowo juga menegaskan empat pedoman utama yang menjadi landasan pemerintah dalam menjalankan tugasnya.
Pertama, menjalankan amanat UUD 1945.
Kedua, menjaga kepentingan inti nasional.
Ketiga, mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Keempat, menempatkan kepentingan rakyat dan generasi mendatang sebagai orientasi utama dalam setiap kebijakan pemerintah.
Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI 2026 yang turut disaksikan jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Ketua MPR Ingatkan Bahaya Perbedaan Politik Memecah Persatuan
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam pidato pembukaannya menyampaikan pesan kebangsaan mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika politik dan perkembangan teknologi digital.
Muzani menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai titik temu bangsa sekaligus membangun demokrasi yang beradab.
Menurutnya, perbedaan pilihan dan pandangan politik tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persaudaraan kebangsaan.
Pesan tersebut dinilai relevan di tengah perkembangan ruang digital yang semakin cepat dan dinamis.
Pemkab Pemalang Perkuat Sinkronisasi Kebijakan
Keikutsertaan Pemkab Pemalang dalam menyaksikan rangkaian agenda kenegaraan tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.
Momentum tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Selain itu, sinkronisasi kebijakan diharapkan dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pemalang.
Dengan mengikuti perkembangan kebijakan nasional, Pemerintah Kabupaten Pemalang diharapkan dapat menerjemahkan arah pembangunan pusat ke dalam program daerah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
(*)










![[DANA] Foto 1b - Penganugerahan SisBerdaya & DisBerdaya 2026.jpg](https://juranews.id/wp-content/uploads/2026/07/DANA-Foto-1b-Penganugerahan-SisBerdaya-DisBerdaya-2026.jpg-300x178.jpeg)





Komentar