PEMALANG, JURANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Pemalang turut ambil bagian dalam Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026).
Pawai Ta’aruf yang dibuka langsung oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 sekaligus momentum untuk mempererat kebersamaan dan persaudaraan antarkafilah.
Kegiatan dimulai dari Halaman Balai Kota Semarang dan berakhir di area Kantor Gubernur Jawa Tengah. Puluhan defile dari berbagai provinsi, kabupaten/kota, serta lembaga turut ambil bagian dengan menampilkan pakaian adat, atraksi seni, dan budaya Nusantara.
Pawai tersebut juga melibatkan puluhan ribu peserta dari berbagai unsur dan lintas agama sebagai wujud kebersamaan dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang.
Dalam pawai tersebut, Kabupaten Pemalang menampilkan mobil hias bertema nanas madu yang diiringi penari Grombyang serta pasukan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pemalang.
Selain itu, berbagai potensi unggulan daerah turut diperkenalkan, di antaranya sate loso, nasi grombyang, nanas madu, serta kain goyor khas Pemalang.
Saat membuka kegiatan, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan bahwa Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 tidak sekadar menjadi rangkaian pembukaan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga membawa pesan tentang nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Pemalang, Tarsidik, mengatakan keikutsertaan Pemkab Pemalang menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah melalui momentum MTQ Nasional XXXI.
“Kabupaten Pemalang mengirimkan satu kafilah yang terdiri atas mobil hias, penari Grombyang, serta pasukan dari MAN Pemalang yang membawa identitas Kabupaten Pemalang,” terang Tarsidik di lokasi pawai.
Menurutnya, mobil hias yang ditampilkan mengangkat tema nanas madu sebagai salah satu produk unggulan sektor perkebunan Kabupaten Pemalang. Sementara Tari Grombyang menjadi representasi kekayaan budaya daerah yang turut diperkenalkan kepada masyarakat luas.
“Melalui momentum ini, kita ingin memperkenalkan, mendukung, dan terus menyosialisasikan potensi unggulan daerah, baik dari sektor pertanian maupun kebudayaan, sehingga semakin dikenal masyarakat luas,” pungkasnya.
Keikutsertaan Pemkab Pemalang dalam Pawai Ta’aruf diharapkan tidak hanya turut menyemarakkan rangkaian MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, tetapi juga menjadi sarana promosi berbagai potensi Kabupaten Pemalang, mulai dari kuliner, budaya, pertanian hingga produk unggulan daerah.
(*)
















Komentar