PEMALANG, JURANEWS.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang menggelar aksi donor darah massal dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang berasal dari masyarakat umum, aparatur sipil negara (ASN), hingga berbagai instansi pemerintah dan swasta.
Ketua PMI Kabupaten Pemalang, Ahmad Fattah, mengatakan kegiatan donor darah tidak hanya menjadi bagian dari semarak peringatan HUT RI, tetapi juga bertujuan menjaga ketersediaan stok darah yang biasanya mulai menurun pada periode tertentu.
Menurutnya, PMI Kabupaten Pemalang secara rutin menggelar kegiatan donor darah setiap dua bulan sekali sebagai langkah antisipasi agar kebutuhan darah bagi pasien tetap terpenuhi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga ketersediaan stok darah sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui aksi donor darah,” ujarnya.
Ahmad Fattah menjelaskan kebutuhan darah di Kabupaten Pemalang mencapai sekitar 1.800 hingga 2.000 kantong darah setiap bulan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PMI terus menggandeng berbagai elemen masyarakat, mulai dari ASN, TNI, Polri, instansi pemerintah, perusahaan swasta hingga komunitas.
Ia menegaskan PMI selalu berupaya memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh darah ketika dibutuhkan.
“PMI tidak mengenal istilah tidak ada darah. Ketika stok mulai menipis, kami langsung menggelar donor darah di berbagai instansi maupun masyarakat agar kebutuhan pasien tetap terpenuhi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Fattah mengapresiasi tingginya kepedulian masyarakat Kabupaten Pemalang yang selama ini aktif mengikuti kegiatan donor darah.
Ia juga mengajak generasi muda serta masyarakat yang belum pernah mendonorkan darah agar mulai berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, baik melalui kegiatan donor darah keliling maupun datang langsung ke Unit Donor Darah PMI Kabupaten Pemalang.
Menurutnya, setiap tetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah, sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, PMI Kabupaten Pemalang optimistis ketersediaan stok darah akan tetap terjaga sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat berjalan optimal.
(*)
















Komentar