SEMARANG, JURANEWS.ID – PSIS Semarang terus mematangkan persiapan jelang menghadapi Persiraja Banda Aceh pada Jumat (9/10/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Jatidiri, Kota Semarang.
Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, memastikan skuad Mahesa Jenar telah melakukan persiapan untuk menghadapi Persiraja.
Widodo menegaskan anak asuhnya tidak boleh meremehkan lawan. Meski bermain di kandang sendiri, PSIS tetap harus memberikan respek terhadap kekuatan Persiraja.
“Persiapan kami sudah siap. Anak-anak mungkin kurang, tapi saya tekankan mereka jangan meremehkan lawan,” ujar Widodo dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Menurut Widodo, Persiraja tetap merupakan tim yang harus diwaspadai. Karena itu, PSIS dituntut tampil fokus sejak awal hingga pertandingan berakhir.
“Bagaimanapun mereka datang dengan kapasitas dan nama besar. Jadi kita tetap respek kepada mereka,” katanya.
Jelang duel kontra Persiraja, Widodo juga memberikan perhatian khusus terhadap penyelesaian akhir.
Evaluasi tersebut dilakukan setelah PSIS pada pertandingan sebelumnya hanya mampu mencetak satu gol, meski memiliki sejumlah peluang.
Widodo mengatakan evaluasi tidak hanya menyangkut peluang yang gagal dikonversi menjadi gol, tetapi juga bagaimana tim menjalankan permainan secara keseluruhan.
“Kalau saya mengevaluasi secara keseluruhan, tidak hanya banyak peluang yang mestinya menjadi gol, tetapi bagaimana cara bermain kita. Itu yang sangat penting,” jelasnya.
Menurut Widodo, PSIS sebenarnya sudah mampu menciptakan peluang. Namun, para pemain masih perlu meningkatkan ketenangan dan efektivitas ketika mendapatkan kesempatan di depan gawang.
Bukan Hanya Striker, Semua Pemain Harus Bisa Cetak Gol
Widodo meminta seluruh pemain PSIS memiliki keberanian untuk memanfaatkan setiap peluang yang muncul.
Ia menegaskan tanggung jawab mencetak gol bukan hanya berada di pundak striker atau pemain depan.
“Pemain sudah berhasil menciptakan peluang, tinggal bagaimana peluang itu bisa menjadi gol. Saya harapkan setiap pemain, siapa pun itu, bukan hanya striker, bukan hanya pemain depan, peluang sekecil apa pun bisa menjadi gol,” ujarnya.
Pelatih juga meminta pemain terus berusaha sepanjang pertandingan.
Bagi Widodo, siapa yang mencetak gol bukan persoalan utama. Yang paling penting adalah seluruh pemain mampu bekerja sebagai tim untuk meraih kemenangan.
“Apapun hasilnya, yang terpenting bukan siapa yang mencetak gol, tapi bagaimana tim ini bisa memenangkan pertandingan,” tegasnya.
Rifky Dwi Septiawan Siap Hadapi Persiraja
Sementara itu, pemain PSIS Semarang Rifky Dwi Septiawan menyatakan kesiapan tim menghadapi Persiraja Banda Aceh.
Rifky menyebut persiapan telah dilakukan bersama dan para pemain berusaha menjaga kondisi agar siap tampil maksimal.
Dukungan suporter di Stadion Jatidiri juga diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi PSIS untuk mengamankan hasil positif.
Pertandingan PSIS Semarang vs Persiraja Banda Aceh dijadwalkan berlangsung Jumat (9/10/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Jatidiri, Semarang.
(*)












![Foto 2 Dalam talkshow kolaborasi menu spesial Go! Go! CURRY! bersama Chef Willgoz [Ki-Ka] - Chef Willgoz dan Sarah Merci](https://juranews.id/wp-content/uploads/2026/09/Foto-2-Dalam-talkshow-kolaborasi-menu-spesial-Go-Go-CURRY-bersama-Chef-Willgoz-Ki-Ka-Chef-Willgoz-dan-Sarah-Merci-300x178.jpeg)



Komentar