Tak Lagi Sekadar Investasi! OCBC Ungkap Tren Baru Wealth Management, Nasabah Kini Cari Solusi Finansial Menyeluruh

OCBC menilai kebutuhan nasabah affluent di Indonesia telah bergeser dari sekadar mengejar keuntungan investasi menuju perencanaan keuangan jangka panjang yang mencakup perlindungan aset, pengembangan kekayaan, hingga transfer warisan kepada generasi berikutnya.

JURANEWS.ID, JAKARTA – Cara masyarakat affluent di Indonesia dalam mengelola kekayaan terus mengalami perubahan. Jika sebelumnya fokus utama adalah mengejar imbal hasil investasi, kini semakin banyak nasabah yang menginginkan solusi keuangan yang lebih menyeluruh, mulai dari membangun aset, melindungi kekayaan, hingga mempersiapkan proses pewarisan kepada generasi berikutnya.

Perubahan tersebut mendorong transformasi industri wealth management, di mana nasabah tidak lagi hanya mencari produk investasi, tetapi juga pendampingan finansial yang mampu mengintegrasikan investasi, perencanaan keuangan, pembiayaan, perlindungan aset, hingga succession planning dalam satu strategi yang komprehensif.

Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja, mengatakan kebutuhan nasabah saat ini jauh lebih kompleks karena setiap fase kehidupan memiliki tantangan finansial yang berbeda.

Menurutnya, faktor seperti inflasi, fluktuasi pasar, perubahan kondisi kesehatan, perkembangan karier, hingga dinamika keluarga menjadi aspek penting yang harus diperhitungkan dalam menyusun strategi pengelolaan kekayaan.

“Wealth management bukan sekadar untuk membantu nasabah memperoleh potensi imbal hasil investasi. Yang jauh lebih penting adalah mendampingi mereka di setiap fase perjalanan finansial, mulai dari membangun kekayaan, melindunginya dari berbagai risiko, hingga mempersiapkan proses transfer kekayaan kepada generasi berikutnya,” ujar Parwati Surjaudaja.

Ia menambahkan, masa depan layanan wealth management akan semakin mengarah pada pendekatan yang digital, personal, dan inklusif, namun tetap mengutamakan hubungan jangka panjang dengan nasabah.

“Ke depan, kami percaya wealth management akan semakin digital, semakin personal, dan semakin inklusif. Namun di atas semuanya, yang paling penting adalah memberikan peace of mind kepada nasabah, yaitu keyakinan bahwa seluruh perjalanan finansial mereka didampingi oleh partner yang memahami tujuan hidup, keluarga, dan aspirasi mereka,” lanjutnya.

OCBC Perkuat Layanan Wealth Management

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, OCBC menghadirkan layanan wealth management yang mengombinasikan trusted wealth advisory, dukungan tim spesialis, pilihan instrumen investasi yang beragam, serta teknologi digital yang tetap mengedepankan peran relationship manager.

Layanan tersebut didukung oleh berbagai fitur seperti:

  • Wealth Discovery untuk memahami profil dan kebutuhan finansial nasabah.
  • Wealth Report guna memantau perkembangan portofolio investasi secara komprehensif.
  • Wealth Insight yang memberikan informasi dan analisis sehingga keputusan investasi dapat diambil secara lebih tepat.

Selain itu, melalui aplikasi OCBC Mobile, nasabah dapat memantau portofolio investasi sekaligus melakukan transaksi dengan lebih praktis dalam satu ekosistem layanan digital.

Bisnis Wealth Management Tumbuh Pesat

Komitmen OCBC dalam menghadirkan layanan wealth management berbasis advisory turut tercermin dari pertumbuhan bisnis perusahaan.

Selama periode 2022 hingga Desember 2025, bisnis wealth management OCBC mencatat pertumbuhan tahunan majemuk (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 29 persen, dengan nilai aset kelolaan yang telah melampaui Rp120 triliun.

Pencapaian tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pengelolaan kekayaan yang tidak hanya berorientasi pada produk investasi, tetapi juga menghadirkan solusi finansial yang menyeluruh sesuai kebutuhan nasabah di setiap fase kehidupan.

(*)

Komentar