JURANEWS.ID, JEMBER – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP). Tim Antawirya dari Fakultas Teknik sukses memborong dua gelar juara pertama dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 di Universitas Jember (UNEJ).
Tak tanggung-tanggung, dua kendaraan andalan tim tersebut mencatatkan efisiensi energi yang mengesankan. Antawirya Rondhan ICE meraih Juara 1 kategori Prototype Bensin dengan capaian 1.619,7 kilometer per liter (km/l).
Sementara itu, Antawirya Rondhan EV berhasil menyabet Juara 1 kategori Prototype EV dengan efisiensi mencapai 880,4 kilometer per kilowatt-hour (km/kWh).
Dua kemenangan tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa UNDIP dalam mengembangkan teknologi kendaraan hemat energi yang kompetitif di tingkat nasional.
KMHE 2026 berlangsung pada 1–4 Oktober 2026 di Sirkuit Universitas Jember. Kompetisi ini diikuti 64 tim dari 42 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.
General Manager Tim Antawirya UNDIP, Muhammad Iqbal Hardadi atau Boby, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil persiapan panjang yang melibatkan riset, pengujian kendaraan, evaluasi data, hingga penyusunan strategi berkendara.
Mahasiswa Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik UNDIP angkatan 2024 itu menyebut sebanyak 32 anggota tim terlibat langsung dalam pelaksanaan kompetisi.
“Kami tidak hanya melakukan riset di atas kertas, tetapi juga menghabiskan banyak waktu di garasi dan laboratorium untuk test drive. Setiap uji coba menjadi bahan untuk mengumpulkan data, mengevaluasi kekurangan, berdiskusi, hingga menentukan strategi berkendara yang paling optimal,” ujar Boby.
Untuk meningkatkan performa kendaraan, Tim Antawirya melakukan sejumlah penyempurnaan teknis.
Di antaranya mengembangkan bodi yang lebih ringan dan aerodinamis untuk mengurangi hambatan udara, mengoptimalkan sasis dan sistem kemudi, serta mengurangi gesekan mekanis pada komponen kendaraan.
Tim juga melakukan penyetelan presisi pada mesin bensin dan controller motor listrik agar penggunaan bahan bakar maupun daya baterai semakin efisien.
Tantangan dalam KMHE 2026 tidak hanya terletak pada teknologi kendaraan. Karakter Sirkuit Universitas Jember yang memiliki kontur naik-turun juga menuntut tim menyusun strategi secara cermat.
Lima kesempatan race attempt dimanfaatkan untuk mempelajari karakter lintasan sekaligus mengevaluasi pengaturan kendaraan dan pola berkendara.
Setiap percobaan menjadi bahan analisis untuk menentukan strategi pemanfaatan energi yang paling optimal.
Pendekatan berbasis data tersebut turut mendukung keberhasilan Antawirya Rondhan ICE dan Antawirya Rondhan EV meraih podium tertinggi pada kategori masing-masing.
Dekan Fakultas Teknik UNDIP, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengapresiasi kerja keras mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama fakultas dan universitas.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas program studi sekaligus menunjukkan pentingnya dukungan terhadap riset dan inovasi mahasiswa.
Fakultas Teknik UNDIP, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan teknologi ramah lingkungan dan mendorong Tim Antawirya agar terus meningkatkan kemampuan.
“Kami bangga atas capaian Tim Antawirya UNDIP dan akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan riset mahasiswa. Namun, tim tidak boleh cepat berpuas diri. Antawirya harus terus bekerja keras, melakukan inovasi, dan mempersiapkan diri menghadapi agenda berikutnya, termasuk World Championship Shell Eco-marathon 2027,” ungkap Prof. Jamari.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat memotivasi generasi mahasiswa berikutnya untuk menghasilkan inovasi teknologi yang lebih maju.
Setelah berjaya di KMHE 2026, Tim Antawirya UNDIP akan melanjutkan pengembangan kendaraan, khususnya Antawirya Rondhan ICE, agar semakin kompetitif di tingkat internasional.
Evaluasi terhadap data hasil kompetisi akan menjadi dasar untuk menyempurnakan teknologi, strategi, dan performa kendaraan sebelum menghadapi tantangan berikutnya.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi UNDIP, tetapi juga menunjukkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong inovasi transportasi yang lebih hemat energi dan berkelanjutan.
Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan energi bersih dan terjangkau, industri dan inovasi, serta penanganan perubahan iklim.
Dengan capaian dua gelar juara pertama di KMHE 2026, Tim Antawirya UNDIP kini memiliki modal penting untuk melanjutkan kiprah dari kompetisi nasional menuju panggung dunia.
(*)










![Foto 2 Dalam talkshow kolaborasi menu spesial Go! Go! CURRY! bersama Chef Willgoz [Ki-Ka] - Chef Willgoz dan Sarah Merci](https://juranews.id/wp-content/uploads/2026/09/Foto-2-Dalam-talkshow-kolaborasi-menu-spesial-Go-Go-CURRY-bersama-Chef-Willgoz-Ki-Ka-Chef-Willgoz-dan-Sarah-Merci-300x178.jpeg)





Komentar